Proses pemugaran yang berlangsung selama kurang lebih enam bulan ini mencakup berbagai perbaikan dan pembangunan fasilitas baru guna meningkatkan kenyamanan bagi para peziarah, terutama mereka yang datang dari jauh dan membutuhkan tempat istirahat atau menginap.
Widget Artikel Samping
Salah satu renovasi utama adalah rumah singgah bagi peziarah. Sebelumnya, bangunan ini mengalami berbagai kerusakan, seperti atap bocor, pintu rusak, plafon lapuk, serta dinding dengan cat yang pudar dan kotor. Kini, rumah singgah tersebut telah direnovasi total dan kembali layak digunakan.
Selain itu, pembangunan fasilitas baru berupa rumah tunggu yang terletak tepat di samping makam juga telah selesai 100 persen. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi para peziarah selama berada di kompleks makam.
Pangdam IM menegaskan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas yang telah direnovasi maupun yang baru dibangun.
“Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh peziarah atau masyarakat yang datang berziarah untuk singgah maupun menginap. Renovasi ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi para peziarah dalam berkunjung ke Makam Pahlawan Nasional,” ujar Pangdam IM.
Renovasi ini melibatkan puluhan prajurit dari satuan jajaran Korem 012/TU, termasuk Detasemen Zeni Bangunan, Kodim 0105 Aceh Barat, dan Batalyon Infanteri 116/Garda Samudera.
Selain rumah singgah, renovasi ini juga mencakup perbaikan dan pembangunan berbagai fasilitas lain, seperti ruang anjungan, balai tamu, musala, gapura, railing tangga, papan nama Teuku Umar, serta pagar keliling makam.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pangdam IM terhadap pelestarian situs bersejarah yang memiliki nilai penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News