Total Aset Bank Aceh kini mencapai Rp29,89 triliun, meningkat 2,19% dibandingkan posisi Maret 2025 yang sebesar Rp29,25 triliun. Peningkatan aset ini mencerminkan pengelolaan portofolio yang sehat serta kepercayaan nasabah yang tetap terjaga.
Widget Artikel Samping
Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp25,17 triliun, tumbuh 2,47% secara tahunan (year-on-year). Angka ini menunjukkan bahwa Bank Aceh tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mengelola simpanan mereka, yang menjadi modal penting bagi bank untuk terus berekspansi.
Sebagai motor penggerak ekonomi daerah, Bank Aceh juga mengakselerasi Penyaluran Pembiayaan yang tumbuh 3,14% menjadi Rp21,20 triliun. Fokus pembiayaan ini diarahkan pada sektor-sektor produktif untuk membantu para pelaku usaha bangkit dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat pasca tantangan alam di tahun sebelumnya.
Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang adaptif. “Kami tidak hanya mengejar angka, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah pembiayaan yang disalurkan memiliki dampak nyata bagi pemulihan ekonomi masyarakat Aceh,” ungkapnya.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News