Pemerintah Batalkan Kenaikan UKT

UKT
ACEHINDEPENDENT.COM – Pemerintah telah mengumumkan pembatalan kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nomor 2 Tahun 2024. Keputusan ini diambil setelah pemerintah berdialog dengan para rektor universitas dan mendengar aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan terkait isu tersebut.

Isu ini juga menjadi perhatian di Provinsi Aceh, di mana beberapa perguruan tinggi di Aceh menghadapi tantangan khusus terkait kenaikan UKT. Mahasiswa di Aceh juga turut menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap beban finansial yang semakin membebani.

Gerakan Jurnalis Aceh Bersatu juga telah menyuarakan penolakan terhadap revisi UU Penyiaran yang dianggap mengancam kebebasan pers. Dalam konteks isu di Aceh, penting bagi pemerintah untuk memperhatikan keadilan dan kewajaran dalam kebijakan terkait UKT di Aceh.

Bacaan Lainnya

Pembatalan kenaikan UKT ini memberikan harapan kepada mahasiswa di Aceh bahwa beban finansial mereka dapat dikurangi. Pemerintah perlu bekerja sama dengan perguruan tinggi di Aceh untuk mengevaluasi permintaan peningkatan UKT secara individu, dengan memperhatikan kondisi ekonomi dan kebutuhan mahasiswa di daerah tersebut.

Selain itu, pemerintah juga perlu berkomunikasi dan berdialog dengan berbagai pemangku kepentingan di Aceh, termasuk Gerakan Jurnalis Aceh Bersatu, untuk mendengarkan aspirasi dan masukan terkait isu kebebasan pers dan kebebasan berekspresi. Keterlibatan aktif masyarakat sipil dan organisasi jurnalis dalam penyusunan kebijakan akan memastikan bahwa kebebasan pers tetap terjaga dan dihormati di Aceh.

Pemerintah perlu memastikan bahwa kebijakan terkait UKT di Aceh tidak hanya mengikuti keputusan nasional, tetapi juga memperhatikan kondisi khusus dan kebutuhan mahasiswa di daerah tersebut. Dengan demikian, diharapkan tercipta kondisi yang adil dan mendukung perkembangan pendidikan serta kebebasan pers di Aceh. (red/aj)

Pos terkait