Kegiatan bertema “Aksi Bersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah” tersebut diikuti berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintahan, TNI-Polri, dunia usaha, mahasiswa, pelajar hingga pengelola wisata. Aksi ini menjadi bentuk kolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.
Widget Artikel Samping
Bupati Aceh Besar yang diwakili Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar Bidang Administrasi Umum Abdullah, SSos, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Besar dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menilai, keterlibatan berbagai unsur menjadi bukti bahwa menjaga kebersihan lingkungan membutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti aksi bersih ini. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dilakukan dalam kehidupan sehari- hari,” ujar Abdullah.
Ia menegaskan, kepedulian terhadap lingkungan perlu dimulai dari hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan tempat tinggal dan tempat kerja, serta tidak membiarkan sampah menumpuk di fasilitas umum. Pemerintah juga mengajak para tokoh gampong untuk menghidupkan kembali kegiatan gotong royong secara rutin di lingkungan masing-masing.
“Kesadaran menjaga kebersihan harus tumbuh dari diri kita sendiri. Mari kita biasakan membuang sampah pada tempatnya dan bersama-sama membersihkan lingkungan sekitar. Kami berharap para tokoh gampong dapat mengajak masyarakat melaksanakan gotong royong secara berkala,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Besar H. Muwardi, S.H mengatakan kegiatan World Cleanup Day merupakan salah satu upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, partisipasi masyarakat dan dukungan berbagai pihak sangat diperlukan agar upaya menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan pada kegiatan tertentu, tetapi menjadi bagian dari perilaku sehari-hari. Dengan demikian, penanganan persoalan sampah dapat dimulai dari lingkungan terkecil dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan semakin meningkat, terutama dalam mengurangi sampah yang dibuang sembarangan. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi menjaga kebersihan lingkungan, sehingga upaya penanganan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Muwardi.
Aksi bersih tersebut melibatkan pegawai DLH Aceh Besar, Camat Lhoknga beserta staf, personel Polsek Lhoknga, personel Koramil Lhoknga, karyawan PT SBA, mahasiswa Poltekkes Aceh, siswa SMA Negeri 1 Lhoknga, siswa SMK Negeri Lhoknga, serta pengelola wisata Lampuuk.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Aceh Besar berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan semakin kuat di tengah masyarakat, sehingga kebersihan kawasan permukiman maupun destinasi wisata dapat terjaga demi kenyamanan bersama.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News