Komitmen tersebut disampaikan Farhan dihadapan Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh Riyanto. Pertemuan itu juga diikuti oleh Kepala Bappeda, Kadis Pangan, Kadis PMG, Kadis LHK, Perwakilan Disdikbud Aceh Besar, Kankemenag, Dinas Kesehatan, dan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan.
Widget Artikel Samping
“Atas nama Pemerintah Aceh Besar, tentu kami berkomitmen untuk mendukung Program Desa, Pasar, Sekolah dan Kabupaten Pangan Aman. Untuk itu, setiap lintas sektor yang terlibat harus memberikan kontribusi dalam pelaksanaan nanti,” ujarnya.
Farhan juga mengemukakan bahwa peogram ini sejatinya sinergi dengan program Pemkab Aceh Besar yang dilaksanakan setiap tahun. “Dinkes Aceh Besar selalu melakukan penyuluhan dan pembinaan keamanan pangan pada industri rumah tangga dan UMKM hingga pengecekan langsung ke rumah produksi, ” jelasnya.
Sehingga program BBPOM di Aceh Besar, akan diberikan dukungan penuh, sinergitas dan kolaborasi akan dilakukan dengan program yang ada di daerah.
Kepala BBPOM Aceh Riyanto, S.Farm Apt, MSc, mengucapkan terima kasih tas dukungn Pemkab Aceh Besar dan mengajak pemerintah daerah berkolaborasi bersinegi dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing terkait pengawasan keamanan pangan.
“Perlunya pembentukan dan perkuatan jejaring lintas sektor dalam bentuk tim koordinasi sehingga jika terdapat temuan bahan berbahaya yang disalahgunakan pada pangan baik di tingkat produsen/ UMKM /IRTP, PJAS maupun di pasar dapat ditindaklanjuti dengan memberikan pembinaan ,” tambahnya.
Dengan telah dilaksanakan forum kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan komitmen pemerintah daerah dalam rangka pengembangan program bersama kedepannya dan pemerintah daerah dapat menganggarkan dan mereplikasi program pemberdayaan masayarakat terkait keamanan pangan.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News