Pencuri Kabel PLN Beraksi di Aceh Besar, Listrik Warga Sempat Padam

Petugas dan warga memperlihatkan kabel optik milik PLN yang diduga dipotong pencuri di kawasan Jalan Rel Kereta Api Lama, Desa Meunasah Manyang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (9/5/2026). Aksi tersebut menyebabkan aliran listrik di kawasan Komplek Aceh Training Center (ATC) sempat terganggu.
Widget Artikel Samping

Tujuh Muda-Mudi Pesta Miras dan Seks Diserahkan ke Kejari

Baca Selengkapnya

ACEH BESAR – Aksi pencurian kabel kembali meresahkan masyarakat di Kabupaten Aceh Besar. Kali ini, pelaku menyasar kabel optik milik PLN yang terpasang pada jaringan kelistrikan di kawasan Jalan Rel Kereta Api Lama, Desa Meunasah Manyang, Kecamatan Ingin Jaya, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Pencurian tersebut terjadi di area sekitar Komplek Aceh Training Center (ATC) dan menyebabkan aliran listrik di sejumlah titik sempat mengalami pemadaman. Pelaku diduga memotong kabel optik sepanjang sekitar 16 meter yang terhubung pada transformator (trafo) listrik saat kondisi lingkungan masih sepi dan minim aktivitas warga.

Bacaan Lainnya

Aksi itu pertama kali diketahui warga pada pagi hari ketika listrik mendadak padam. Sejumlah warga kemudian melakukan pengecekan di sekitar lokasi dan mendapati kabel jaringan PLN telah hilang dalam kondisi terputus.

Peristiwa tersebut sontak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pasalnya, aksi pencurian fasilitas umum di wilayah Lambaro dan sekitarnya disebut semakin sering terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Salah seorang warga setempat mengatakan, sebelum pencurian kabel PLN terjadi, masyarakat lebih dulu diresahkan oleh hilangnya sejumlah fasilitas lain seperti meteran air PDAM hingga mesin pompa air milik warga.

Menurutnya, pelaku kini semakin nekat karena berani menyasar infrastruktur penting yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat luas.

“Dulu yang sering hilang itu meteran air dan mesin pompa. Sekarang sudah mulai potong kabel listrik. Ini sangat meresahkan karena dampaknya bukan satu dua rumah saja,” ujar warga tersebut.

Ia juga mengungkapkan bahwa dua hari sebelumnya telah terjadi pencurian kabel serupa di jalur instalasi menuju pemukiman warga. Saat itu, sekitar empat rumah terdampak akibat kabel yang dicuri.

“Kemarin kabel juga dicuri yang alirannya menuju lorong rumah kami. Waktu itu hanya empat rumah yang terdampak, kalau sekarang satu jalur dari trafo ini yang kena,” katanya lagi.

Warga menduga para pelaku sengaja mengincar kabel karena memiliki nilai jual sebagai barang bekas. Mereka biasanya beraksi pada dini hari saat situasi lingkungan sepi dan sebagian besar warga masih tertidur.

Akibat kejadian tersebut, aktivitas masyarakat sempat terganggu karena aliran listrik padam beberapa saat sebelum akhirnya dilakukan penanganan oleh petugas terkait.

Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengusut kasus tersebut dan meningkatkan patroli malam di kawasan rawan pencurian. Selain itu, warga juga meminta adanya pengawasan lebih ketat terhadap fasilitas umum agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Kalau tidak segera ditindak, kami khawatir pencurian seperti ini akan semakin sering terjadi. Apalagi sekarang yang dirusak fasilitas umum,” ungkap warga dengan nada khawatir.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui siapa pelaku pencurian kabel tersebut. Warga berharap aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku dan memberikan efek jera demi menjaga keamanan lingkungan serta keselamatan fasilitas publik.(**)

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait