Sejak pagi, deru alat berat sudah terdengar mengisi suasana pedesaan. Tanah yang sebelumnya bergelombang dan sulit dilalui, kini mulai diratakan untuk mempermudah akses keluar masuk desa. Jalan ini nantinya akan menjadi jalur utama penghubung antar dusun dan membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.
Widget Artikel Samping
“Sudah lama kami berharap jalan ini bisa dibuka. Kalau hujan, jalan lama becek dan sulit dilewati motor. Dengan dibukanya jalan baru ini, kami merasa sangat terbantu,” ungkap Pak Sardi, warga setempat.
Dansatgas TMMD 124 menegaskan, pembukaan jalan ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga bagian dari kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat desa. “Kami ingin masyarakat Kota Jantho merasakan langsung manfaat TMMD. Dengan jalan yang baik, akses ke sekolah, pasar, dan layanan kesehatan akan lebih mudah,” ujarnya.
Selain pengerjaan oleh alat berat, warga pun ikut berpartisipasi. Ada yang membantu membersihkan semak-semak, ada pula yang menyediakan minuman bagi personel yang bertugas. Suasana gotong royong dan kebersamaan sangat terasa di lapangan.
Melalui TMMD 124 ini, TNI dan masyarakat membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya dimulai dari kota besar, tetapi juga dari desa-desa yang selama ini jarang tersentuh pembangunan. Sebuah langkah kecil, namun berdampak besar bagi masa depan Kota Jantho.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News