ACEH INDEPENDENT, Kutacane – Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar guna meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat terus dilakukan di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang berada di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Memasuki tahapan pengerjaan struktur pondasi, personel Babinsa bersama Satgas pembangunan jembatan dan masyarakat setempat kembali bergotong royong melanjutkan sejumlah pekerjaan konstruksi, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan gotong royong ini difokuskan pada beberapa tahapan penting seperti pembongkaran mal pondasi bagian belakang, pengerjaan lean concrete atau landasan kerja, serta pemotongan, perakitan, dan pemasangan anyaman besi tulangan. Setiap personel bahu-membahu menyelesaikan tugas dengan penuh tanggung jawab demi menjaga kualitas konstruksi agar kokoh menahan beban jangka panjang.
Widget Artikel Samping
Keterlibatan Babinsa dalam proyek ini juga bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memotivasi warga untuk terus merawat budaya gotong royong. Kehadiran infrastruktur jembatan ini sangat dinantikan warga Lawe Ger Ger untuk mempermudah akses mobilitas sehari-hari.
Warga setempat mengandalkan jembatan ini untuk beraktivitas seperti bekerja, bersekolah, dan mengakses layanan kesehatan. Selain itu, jembatan gantung ini juga krusial untuk memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan guna mendongkrak ekonomi lokal.
Aspek keselamatan dan kualitas teknis terus dikawal ketat oleh personel di lapangan agar jembatan terbangun sesuai target dan standar. Sinergi antara TNI dan masyarakat ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur tersebut demi kesejahteraan warga Aceh Tenggara.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News