Kirab mengambil titik start di Balee Sanggamara dan melintasi Simpang Lima, kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Dinas Kesehatan Aceh, hingga berakhir di Lapangan Blang Padang.
Widget Artikel Samping
Salah satu atraksi utama adalah pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter oleh mahasiswa Akimba. Selain itu, mahasiswa Akimba juga membawa Bendera Merah Putih dengan 30 tiang yang menambah semarak suasana kirab sekaligus menjadi simbol persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Kegiatan turut dimeriahkan penampilan drumband serta peserta Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Militer dan Lomba PBB tingkat SLTA sederajat se-Aceh. Keterlibatan generasi muda tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai disiplin, kekompakan, kerja sama, dan semangat kebangsaan.
Sesampainya di Lapangan Blang Padang, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman dan para pemenang Lomba PBB Militer, Lomba PBB tingkat SLTA sederajat se-Banda Aceh, dan Juara Kirab Drumband.
Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menyampaikan, Kirab Merah Putih tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan, nasionalisme, dan kecintaan terhadap Tanah Air sekaligus mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.
“Semangat disiplin, kekompakan, kebersamaan, dan cinta Tanah Air perlu terus ditanamkan, khususnya kepada generasi muda. Mari kita jaga persatuan dan membangun Aceh serta Indonesia dengan semangat gotong royong,” ujar Pangdam IM.
Ia berharap keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan yang dapat diwariskan kepada generasi penerus.
Peringatan HUT ke-81 TNI menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pengabdian TNI kepada bangsa dan negara sekaligus memperkuat semangat persatuan, disiplin, dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News