Pertandingan berlangsung sengit dan berakhir imbang 0-0 di waktu normal. Adu penalti pun digelar untuk menentukan pemenang, dan Mutiara Raya keluar sebagai juara dengan skor 4-3.
Widget Artikel Samping
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, yang turut hadir menyaksikan langsung laga final, menyerahkan trofi kemenangan kepada sang juara. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi semangat dan sportivitas seluruh peserta, serta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan olahraga di Aceh.
“Turnamen seperti ini penting untuk mencetak atlet-atlet muda berbakat dari daerah,” ujar Fadhlullah.
Selain trofi, para pemenang juga membawa pulang hadiah uang tunai. Juara pertama menerima Rp100 juta, juara kedua Rp50 juta, dan juara bersama—Aji Moto Simpang Panah Bireuen dan CST Pijay—masing-masing mendapat Rp30 juta. Sementara pemain terbaik turnamen diganjar hadiah Rp20 juta. Total hadiah yang disediakan panitia mencapai Rp200 juta.
Turnamen yang berlangsung selama 15 hari ini diikuti oleh 16 klub terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Final digelar meriah dengan ribuan penonton memadati lapangan dan memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaan masing-masing.
Acara penutupan turut dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh T. Mirzuan, Ketua DPRK Pidie, serta perwakilan Bank Aceh Syariah. []
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News