Gotong royong ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya pada fasilitas umum dan sarana pendidikan yang terdampak banjir. Fokus kegiatan diarahkan pada pembersihan lingkungan sekolah agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.
Widget Artikel Samping
Kasat Intelkam Polres Pidie Jaya, AKP Rusdiono, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, sekaligus untuk memastikan anak-anak di wilayah terdampak banjir dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman.
“Anak-anak sudah mulai bisa belajar. Mudah-mudahan hari ini pembersihan dapat kami selesaikan sehingga kegiatan belajar mengajar bisa kembali berlangsung dengan nyaman,” ujar AKP Rusdiono.
Ia menambahkan, dalam kegiatan tersebut Polres Pidie Jaya juga melibatkan personel BKO Brimob Polda Aceh untuk mempercepat proses pembersihan. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara manual menggunakan peralatan sederhana seperti sekop, cangkul, dan gerobak sorong.
Gotong royong ini melibatkan personel gabungan dari Polres Pidie Jaya, Polsek Meureudu, Polsek Trienggadeng, BKO Brimob Polda Aceh, serta dewan guru MIN 1 Pidie Jaya. Sinergi lintas unsur ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan fasilitas sekolah yang terdampak banjir.
Sementara itu, perwakilan dewan guru MIN 1 Pidie Jaya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polda Aceh dan Polres Pidie Jaya atas kepedulian serta bantuan yang diberikan. Menurut mereka, dukungan tersebut sangat membantu dalam menciptakan kembali lingkungan sekolah yang bersih dan layak untuk kegiatan belajar mengajar.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News