Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan bahwa pengiriman ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk memperkuat mitigasi, evakuasi, serta penyelamatan warga terdampak di NTT.
Widget Artikel Samping
Dari rencana awal 260 personel, sebanyak 137 personel telah diberangkatkan sejak Sabtu (15/8/2026) malam. Korps Brimob Polri juga mengerahkan 101 personel yang meliputi tenaga kesehatan, dokter, dan tim logistik. Pada Minggu pagi, Polri kembali menerbangkan 21 personel Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Baharkam Polri bersama 10 ekor anjing K9 serta 2,5 ton bantuan logistik.
Tim ini akan berkoordinasi langsung dengan Polda NTT. Fokus wilayah mitigasi dan pencarian awal meliputi Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur, namun tetap bersifat fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan.
Pemberangkatan menggunakan pesawat Polisi Udara Polri menuju Labuan Bajo dengan waktu tempuh sekitar tiga jam. Polri juga menyiagakan tiga unit helikopter AW169 serta pesawat CASA untuk mendistribusikan bantuan ke daerah terisolasi.
Bantuan yang dikirim mencakup obat-obatan, tenda, makanan, logistik kelompok rentan, serta 10 unit Wi-Fi portable untuk memulihkan komunikasi darurat. Selain itu, tim trauma healing juga diterjunkan guna memberikan dukungan psikologis.
Pengiriman bantuan ini berlangsung secara berkelanjutan. Tahap berikutnya direncanakan pada Senin (17/8/2026) dan hari-hari berikutnya. Polda NTT terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, Forkopimda, serta instansi terkait demi memastikan pemulihan berjalan optimal.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News