ACEH INDEPENDENT, Belgia dan Iran sama-sama berpeluang mengambil langkah besar menuju fase gugur saat melanjutkan perjalanan mereka di Grup G Piala Dunia 2026 pada Minggu mendatang.
Setelah pertandingan pertama berakhir dengan hasil imbang bagi seluruh tim di grup ini, kemenangan di Los Angeles akan sangat penting. Sebaliknya, kekalahan bisa membuat salah satu tim berada di ambang tersingkir lebih awal.
Preview Pertandingan
Belgia yang masih mengandalkan beberapa pemain dari generasi emas mereka memulai kampanye Piala Dunia 2026 dengan hasil kurang meyakinkan, bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada Senin lalu.
Setelah tertinggal akibat gol spektakuler Emam Ashour, Setan Merah akhirnya menyamakan kedudukan berkat tekanan yang diciptakan Romelu Lukaku dari bangku cadangan, yang berujung gol bunuh diri Mohamed Hany.
Namun, Belgia kini tidak pernah menang dalam tiga pertandingan terakhir mereka di Piala Dunia. Statistik tersebut cukup kontras mengingat mereka sebelumnya memenangkan 11 dari 13 laga Piala Dunia.
Meskipun masih berstatus salah satu kekuatan utama Eropa, Belgia mengalami penurunan performa dalam beberapa tahun terakhir. Mereka tersingkir secara mengecewakan di fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar dan hanya mencapai babak 16 besar Euro 2024.
Meski demikian, tim asuhan Rudi Garcia masih menempati peringkat kesembilan dunia versi FIFA. Mereka juga tampil impresif di babak kualifikasi dengan mengumpulkan 18 poin dari delapan pertandingan, mencetak 29 gol dan hanya kebobolan tujuh kali.
Dengan dua laga berikutnya menghadapi Iran dan Selandia Baru, banyak pihak masih menjagokan Belgia untuk lolos ke babak berikutnya.
Di sisi lain, Iran yang telah tampil enam kali di Piala Dunia belum pernah berhasil melewati fase grup.
Di tengah berbagai persoalan di luar lapangan, pelatih Amir Ghalenoei membawa timnya meraih hasil imbang berharga saat menghadapi Selandia Baru. Iran dua kali tertinggal sebelum akhirnya menyamakan kedudukan melalui gol Ramin Rezaeian dan Mohammad Mohebi.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Team Melli, meskipun laga melawan Selandia Baru dianggap sebagai pertandingan yang paling memungkinkan untuk dimenangkan di atas kertas.
Partisipasi Iran di turnamen ini sempat diragukan akibat konflik politik dengan tuan rumah Amerika Serikat. Berdasarkan kesepakatan dengan FIFA, skuad Iran tidak diperbolehkan menginap di wilayah AS dan harus kembali ke markas mereka di Tijuana, Meksiko, setelah setiap pertandingan.
Pertemuan ini akan menjadi duel pertama antara Belgia dan Iran di level tim nasional senior.
Sejarah juga tidak terlalu berpihak kepada Iran. Mereka hanya mencatat tiga kemenangan dari 19 pertandingan Piala Dunia dan kalah tujuh kali dari 10 pertemuan melawan tim-tim Eropa.
Performa Terkini
Belgia (Piala Dunia 2026):
- Imbang
Belgia (Semua Kompetisi):
- Menang, Menang, Imbang, Menang, Menang, Imbang
Iran (Piala Dunia 2026):
- Imbang
Iran (Semua Kompetisi):
- Kalah, Kalah, Menang, Menang, Menang, Imbang
Berita Tim
Pelatih Belgia, Rudi Garcia, kemungkinan akan melakukan beberapa perubahan setelah penampilan kurang memuaskan melawan Mesir.
Romelu Lukaku masih belum pasti menjadi starter meski tampil sebagai pemain pengganti pada laga sebelumnya. Penyerang Napoli tersebut bahkan belum mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia terakhirnya.
Charles De Ketelaere berpeluang kembali dimainkan sebagai penyerang tengah palsu, dengan dukungan Leandro Trossard, Kevin De Bruyne, dan Jeremy Doku.
Di lini belakang, Zeno Debast masih absen akibat cedera paha sehingga Brandon Mechele dan Nathan Ngoy diperkirakan kembali menjadi duet bek tengah.
Sementara itu, Iran masih memantau kondisi Roozbeh Cheshmi dan Saman Ghoddos. Nama terakhir mengalami masalah pada pergelangan kaki saat menghadapi Selandia Baru.
Veteran berusia 36 tahun, Ramin Rezaeian, yang mencatat rekor sebagai pemain tertua yang mencetak gol dan assist dalam satu pertandingan Piala Dunia, dipastikan tetap menjadi andalan di sektor kanan.
Di lini depan, kapten sekaligus striker utama Mehdi Taremi akan menjadi tumpuan gol Iran.
Prediksi Susunan Pemain
Belgia (4-2-3-1):
Courtois; Meunier, Ngoy, Mechele, De Cuyper; Onana, Tielemans; Trossard, De Bruyne, Doku; De Ketelaere.
Iran (4-4-2):
Beiranvand; Rezaeian, Khalilzadeh, Nemati, Mohammadi; Mohebi, Ezatolahi, Ghoddos, Ghayedi; Taremi, Moghanlou.
Prediksi Skor
Belgia 2-1 Iran
Meski Belgia berstatus unggulan dan Iran datang sebagai tim yang kurang diunggulkan, perbedaan kualitas kedua tim diperkirakan tidak terlalu jauh.
Kedua tim masih memiliki kelemahan di lini pertahanan, namun kualitas individu Belgia di sektor serangan diyakini akan menjadi pembeda dan membantu mereka meraih tiga poin penting dalam persaingan menuju babak gugur.







