ACEH INDEPENDENT – Qatar dan Swiss akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan bentrok pada laga Grup B yang berlangsung di Santa Clara, Sabtu (13/6/2026). Kedua tim tergabung bersama Kanada dan Bosnia-Herzegovina dalam grup yang diprediksi berlangsung ketat hingga laga terakhir.
Preview Pertandingan
Qatar tampil di putaran final Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah sebelumnya menjadi tuan rumah pada edisi 2022. Saat itu, mereka gagal lolos dari fase grup setelah menelan tiga kekalahan beruntun.
Tim berjuluk The Maroons memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Uni Emirat Arab dengan skor 2-1 pada Oktober tahun lalu. Namun performa mereka menjelang turnamen belum meyakinkan.
Pasukan Julen Lopetegui belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir. Mereka bahkan kalah 0-1 dari Republik Irlandia sebelum bermain imbang 1-1 melawan El Salvador dalam laga uji coba terakhir.
Meski demikian, Grup B masih sangat terbuka. Kemenangan pada laga perdana akan memberikan peluang besar bagi Qatar untuk mencatat sejarah dengan lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Menariknya, Qatar memiliki kenangan manis saat menghadapi Swiss. Dalam satu-satunya pertemuan sebelumnya pada laga persahabatan tahun 2018, Qatar berhasil menang tipis 1-0.
Swiss Lebih Berpengalaman
Di sisi lain, Swiss merupakan salah satu tim langganan Piala Dunia. Turnamen tahun ini menjadi penampilan ke-13 mereka di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Tiga penampilan terakhir Swiss selalu berakhir di babak 16 besar, sehingga kegagalan lolos dari fase grup akan dianggap sebagai kejutan besar.
Prestasi terbaik Swiss terjadi pada tahun 1934, 1938, dan 1954 ketika mereka berhasil menembus babak perempat final. Selain itu, Swiss tidak pernah tersingkir di fase grup sejak Piala Dunia 2010.
Tim asuhan Murat Yakin datang ke turnamen ini dengan modal cukup baik. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Australia pada laga pemanasan terakhir dan sebelumnya mengalahkan Yordania dengan skor telak 4-1.
Dalam 14 pertandingan terakhir di semua kompetisi, Swiss hanya sekali menelan kekalahan, yakni saat tumbang 3-4 dari Jerman pada laga persahabatan Maret lalu.
Berkat konsistensi tersebut, Swiss lebih diunggulkan untuk mengamankan tiga poin sebelum menghadapi Bosnia-Herzegovina dan Kanada pada dua laga berikutnya.
Performa Terakhir
Qatar (semua kompetisi):
Kalah, Kalah, Imbang, Kalah, Kalah, Imbang
Swiss (semua kompetisi):
Menang, Imbang, Kalah, Imbang, Menang, Imbang
Berita Tim
Qatar diperkirakan akan mengandalkan trio lini depan yang terdiri dari Akram Afif, Yusuf Abdurisag, dan Edmilson Junior.
Afif menjadi tumpuan utama setelah mengoleksi 39 gol untuk tim nasional Qatar. Sementara Edmilson masih menanti gol pertamanya bersama negaranya.
Di lini belakang, Boualem Khoukhi dan Pedro Miguel diperkirakan menjadi duet bek tengah di depan penjaga gawang Mahmud Abunada.
Sementara itu, Swiss memiliki banyak pilihan di lini serang. Meski Breel Embolo menjadi opsi utama, penyerang Zeki Amdouni diprediksi mendapat kesempatan tampil sebagai starter.
Swiss juga akan diperkuat sejumlah pemain berpengalaman seperti Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez, dan kapten Granit Xhaka. Di lini tengah, Remo Freuler siap menjadi pengatur tempo permainan.
Prediksi Susunan Pemain
Qatar:
Abunada; Al-Oui, Khoukhi, Pedro Miguel, Ahmed; Laye, Fathi, Gaber; Abdurisag, Afif, Edmilson.
Swiss:
Kobel; Widmer, Akanji, Elvedi, Rodriguez; Xhaka, Freuler; Vargas, Rieder, Ndoye; Amdouni.
Prediksi Skor
Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat karena Qatar memiliki motivasi besar untuk mencetak sejarah. Namun secara kualitas skuad, pengalaman turnamen, dan kedalaman pemain, Swiss masih sedikit lebih unggul.
Prediksi: Qatar 1-2 Swiss.







