ACEH INDEPENDENT, Swiss akan berusaha mengakhiri mimpi Aljazair untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 saat kedua tim bertemu pada babak 32 besar di BC Place, Vancouver, Jumat pagi WIB.
Swiss tampil impresif sebagai juara Grup B dengan mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Sementara itu, Aljazair lolos sebagai peringkat ketiga Grup J setelah mengumpulkan empat poin, meski memiliki selisih gol minus dua.
Preview Pertandingan
Swiss pantas mendapat pujian atas keberhasilannya finis di atas tuan rumah Kanada. Pada laga terakhir fase grup, pasukan Murat Yakin meraih kemenangan 2-1 atas Kanada dalam pertandingan yang mereka kuasai hampir sepanjang laga, meski sempat mendapat tekanan di masa injury time babak kedua.
Selama fase grup, Swiss mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan tiga kali, meningkat dibandingkan penampilan mereka di Piala Dunia 2022 yang hanya menghasilkan empat gol dengan jumlah kebobolan yang sama.
Apabila berhasil mengalahkan Aljazair, Swiss akan mencapai babak 16 besar untuk empat edisi Piala Dunia secara beruntun, sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensi mereka di turnamen terbesar dunia.
Pemenang laga ini akan menghadapi pemenang duel Kolombia vs Ghana di babak berikutnya. Kesempatan untuk melangkah hingga perempat final terbuka lebar karena kedua tim baru berpotensi menghadapi negara penghuni 10 besar ranking FIFA pada fase tersebut.
Swiss juga sedang berada dalam performa yang sangat baik. Mereka tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan kompetitif terakhir dengan enam kemenangan. Satu-satunya kekalahan dalam 10 laga kompetitif terakhir terjadi saat menyerah 2-3 dari Spanyol di UEFA Nations League pada November 2024.
Pertahanan Swiss pun tampil solid. Mereka hanya sekali kebobolan lebih dari satu gol dalam 14 pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Di sisi lain, Aljazair memastikan tiket ke fase gugur setelah bermain imbang dramatis 3-3 melawan Austria pada laga terakhir Grup J. Hasil tersebut cukup membawa kedua tim lolos ke babak 32 besar.
Pertandingan itu sempat mengingatkan banyak pihak pada insiden kontroversial “Disgrace of Gijon” di Piala Dunia 1982, ketika kemenangan 1-0 Jerman Barat atas Austria membuat Aljazair tersingkir karena selisih gol.
Kini, The Desert Warriors berhasil menembus fase gugur Piala Dunia untuk kedua kalinya sepanjang sejarah. Sebelumnya mereka hanya pernah mencapai babak 16 besar pada edisi 2014 sebelum dikalahkan Jerman 1-2 setelah perpanjangan waktu.
Pelatih Vladimir Petkovic juga membawa timnya tampil cukup konsisten. Dalam tujuh pertandingan terakhir, Aljazair hanya sekali kalah, yakni saat dibekuk Argentina 0-3 pada 17 Juni.
Namun, sejarah pertemuan tidak berpihak kepada mereka. Dari dua laga persahabatan sebelumnya melawan Swiss, Aljazair selalu kalah, masing-masing 1-2 pada 1983 dan 0-2 pada 1986.
Performa Terbaru
Swiss (Piala Dunia 2026):
- Imbang
- Menang
- Menang
Swiss (Semua Kompetisi):
- Imbang
- Menang
- Imbang
- Imbang
- Menang
- Menang
Aljazair (Piala Dunia 2026):
- Kalah
- Menang
- Imbang
Aljazair (Semua Kompetisi):
- Imbang
- Menang
- Menang
- Kalah
- Menang
- Imbang
Berita Tim
Swiss hanya memiliki satu masalah kebugaran. Bek kanan Silvan Widmer mengalami gangguan pada pinggul sehingga absen latihan, namun masih berpeluang tampil.
Jika Widmer belum pulih, Luca Jaquez kemungkinan kembali dipercaya mengisi posisi bek kanan setelah tampil baik saat menghadapi Kanada. Nico Elvedi dan Manuel Akanji diprediksi tetap menjadi duet bek tengah.
Di lini tengah, kapten Granit Xhaka hampir pasti menjadi starter. Sementara Johan Manzambi berpeluang mengisi peran gelandang serang di belakang penyerang utama Breel Embolo.
Dari kubu Aljazair, penyerang Mohamed El Amine Amoura diragukan tampil akibat cedera yang belum dijelaskan secara rinci.
Apabila Amoura belum siap, lini depan kemungkinan akan dihuni Riyad Mahrez, Ibrahim Maza, Fares Chaibi, dan Amine Gouiri.
Di lini tengah, Nabil Bentaleb diperkirakan akan menjadi pelindung duet bek tengah Aissa Mandi dan Ramy Bensebaini.
Prediksi Susunan Pemain
Swiss (4-2-3-1)
Kobel; Jaquez, Elvedi, Akanji, Rodriguez; Freuler, Xhaka; Sow, Manzambi, Vargas; Embolo.
Aljazair (4-2-3-1)
Zidane; Belghali, Mandi, Bensebaini, Ait-Nouri; Boudaoui, Bentaleb; Mahrez, Maza, Chaibi; Gouiri.
Prediksi Skor
Laga ini diperkirakan berlangsung ketat mengingat sebagian besar pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 berlangsung dengan selisih tipis, bahkan beberapa harus ditentukan melalui adu penalti.
Swiss memiliki pengalaman yang lebih matang di level internasional serta kualitas individu yang lebih merata. Kepemimpinan Granit Xhaka di lini tengah diyakini akan menjadi pembeda, meski Aljazair dipastikan memberikan perlawanan sengit.
Prediksi skor: Swiss 2-1 Aljazair.







