Berdasarkan pantauan di lapangan, Presiden Prabowo bertolak menuju Aceh menggunakan Helikopter Caracal milik TNI Angkatan Udara. Ia lepas landas dari Helipad PTPN Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, usai sebelumnya bermalam dan merayakan Tahun Baru 2026 bersama para pengungsi korban bencana di wilayah tersebut.
Widget Artikel Samping
Sebelum memasuki helikopter, Presiden Prabowo tampak menyempatkan diri menyalami dan berbincang dengan sejumlah pejabat daerah dan aparat keamanan yang turut mengawal keberangkatannya. Di antaranya adalah Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rantau Isnur Eka, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan, serta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Suasana perpisahan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Presiden Prabowo terlihat cukup lama berbincang dengan Kombes Rantau sambil menepuk pundaknya sebagai bentuk apresiasi. Sementara itu, saat bersalaman dengan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Presiden Prabowo mendapat penghormatan dengan sikap membungkuk, mencerminkan rasa hormat dan etika kenegaraan.
Dalam penerbangan menuju Aceh, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Sesuai jadwal, helikopter yang membawa Presiden Prabowo terlebih dahulu mendarat di Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara. Dari sana, Presiden melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat menuju Bandara Suwondo, sebelum kembali menaiki helikopter untuk terbang langsung ke Aceh Tamiang.
Setibanya di Aceh Tamiang, Presiden Prabowo dijadwalkan meninjau langsung pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir dan longsor. Pembangunan huntara tersebut dilaksanakan oleh Danantara sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana.
Kunjungan ini menegaskan perhatian serius Presiden Prabowo terhadap penanganan bencana alam dan pemulihan kehidupan masyarakat. Kehadiran kepala negara di tengah wilayah terdampak diharapkan mampu memberikan dorongan moral bagi para korban sekaligus memastikan seluruh proses tanggap darurat dan rehabilitasi berjalan sesuai rencana.
Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menunjukkan kepeduliannya dengan menghabiskan malam pergantian tahun bersama para pengungsi di Tapanuli Selatan. Langkah tersebut mendapat apresiasi luas sebagai simbol kehadiran negara di saat masyarakat menghadapi masa sulit akibat bencana alam.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News