Dalam laga sengit yang disaksikan ratusan penonton sejak babak penyisihan hingga partai puncak, skuad Prodi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) sukses menyabet gelar juara. BKPI menundukkan Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan skor 2-1 melalui adu penalti setelah bermain imbang 3-3 di waktu normal.
Widget Artikel Samping
Laga final berlangsung sangat dramatis. BKPI sempat tertinggal 0-3 sebelum akhirnya mengamuk di menit-menit akhir babak kedua dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Pertandingan penentuan juara pun terpaksa dilanjutkan lewat drama adu penalti yang dimenangi oleh BKPI.
Perjalanan BKPI menuju tangga juara tidak mudah. Pada babak penyisihan, PAI sebelumnya dinyatakan menang Walkover (WO) atas PIAUD yang mengundurkan diri. Sementara BKPI harus menghadapi perlawanan ketat dari Pendidikan Bahasa Arab (PBA) di babak semifinal. Setelah bermain imbang 2-2, BKPI lolos lewat adu penalti dengan keunggulan 3-2.
Pada pertandingan lainnya, Manajemen Pendidikan Islam (MPI) mengalahkan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) 4-3, dan Tadris Matematika (TMA) menundukkan Tadris Bahasa Inggris (TBI) 4-1 untuk melangkah ke semifinal. Di babak semifinal, BKPI mengalahkan TMA 4-2, sedangkan PAI menyingkirkan MPI 3-1.
Pada perebutan tempat ketiga, MPI dan TMA bermain imbang 2-2, sebelum TMA memastikan kemenangan lewat adu penalti dengan skor 3-2. Dengan hasil ini, BKPI menempati posisi pertama, PAI sebagai runner-up, dan TMA meraih juara ketiga. Jalannya pertandingan juga didukung kepemimpinan wasit utama, Faisal, yang memimpin dengan tegas dan sportif.
Dekan Fakultas Tarbiyah, Mahdi Wahyuni Salam, M.Ed., Ph.D., menekankan pentingnya menjadikan Tarbiyah Fair sebagai ruang pengembangan potensi mahasiswa sekaligus penguatan persaudaraan antarprogram studi. Ia berpesan agar kemenangan disyukuri dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan saling menghargai.
Senada dengan itu, Ketua Panitia Tarbiyah Fair 2026, Dr. M. Firdaus, mengapresiasi seluruh tim, panitia, dan perangkat pertandingan. Alumni UIN Ar-Raniri tersebut menilai perjuangan BKPI yang bangkit dari ketertinggalan 0-3 membuktikan bahwa kegiatan olahraga mampu membentuk karakter pantang menyerah bagi mahasiswa.
Rangkaian pra-event ini menjadi pembuka menuju pelaksanaan Tarbiyah Fair 2026 secara penuh. Melalui berbagai cabang perlombaan, Fakultas Tarbiyah mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan bakat, meraih prestasi, dan mempererat kebersamaan. Rangkaian event IAIN Takengon 2026 ini dijadwalkan berlangsung hingga awal pekan kedua bulan November.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News