Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update
Baca SelengkapnyaACEH INDEPENDENT, Aceh Tenggara – Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam percepatan pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuta Ujung, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (29/7/2026). Personel Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat terus bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jembatan yang nantinya diharapkan menjadi salah satu akses penting bagi mobilitas warga di wilayah tersebut.
Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut telah mencapai sekitar 80 persen. Memasuki tahap lanjutan, pekerjaan difokuskan pada pemasangan rangka lantai besi jembatan yang menjadi salah satu bagian penting dalam menentukan kekuatan dan ketahanan konstruksi sebelum nantinya jembatan dapat digunakan oleh masyarakat.
Sejak dimulainya pembangunan, personel Babinsa bersama warga secara konsisten terlibat langsung dalam berbagai tahapan pekerjaan. Kehadiran Babinsa tidak hanya sebatas memberikan pendampingan, tetapi juga diwujudkan melalui keterlibatan secara nyata di lapangan dengan membantu masyarakat mengerjakan berbagai pekerjaan fisik sesuai kebutuhan pembangunan.
Di lokasi, Babinsa bersama warga terlihat bergotong royong mengangkat dan memindahkan material besi, merakit rangka lantai jembatan, menyiapkan papan lantai, hingga membantu proses pengelasan pada sejumlah bagian konstruksi. Setiap pekerjaan dilaksanakan secara bersama-sama dan terkoordinasi dengan memperhatikan ketelitian serta aspek keselamatan, sehingga proses pembangunan dapat berjalan secara efektif dan tetap mengedepankan kualitas hasil pekerjaan.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya sinergi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah. Semangat kebersamaan yang terbangun juga menjadi modal penting untuk mempercepat penyelesaian pembangunan, terlebih jembatan tersebut memiliki nilai strategis bagi masyarakat Desa Kuta Ujung dan wilayah sekitarnya.
Serma Mulyadi mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam pembangunan jembatan merupakan bagian dari komitmen TNI melalui aparat kewilayahan untuk senantiasa hadir dan membantu masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan di wilayah binaan, termasuk dalam mendukung pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Melalui semangat gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan diharapkan pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena nantinya dapat menjadi jalur penghubung yang memudahkan warga dalam melakukan berbagai aktivitas. Selama ini, keterbatasan sarana penyeberangan menjadi salah satu kendala yang dihadapi masyarakat, khususnya ketika harus melintasi sungai untuk menuju wilayah lain.
Dengan adanya jembatan tersebut, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih mudah, aman, dan efisien. Tidak hanya mendukung aktivitas sosial masyarakat, keberadaan jembatan juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor perekonomian, khususnya dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan berbagai kebutuhan masyarakat dari dan menuju kawasan desa.
Selain itu, jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pusat pemerintahan, serta berbagai fasilitas umum lainnya. Dengan akses transportasi dan penyeberangan yang lebih baik, masyarakat tidak lagi harus menghadapi kendala yang sama seperti sebelumnya, terutama saat kondisi sungai mengalami peningkatan debit akibat curah hujan tinggi.
Antusiasme masyarakat dalam mendukung pembangunan jembatan juga terlihat cukup tinggi. Warga dari berbagai kalangan secara sukarela turut ambil bagian dalam pekerjaan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Sebagian membantu mengangkat material, sebagian lainnya membantu proses perakitan, sementara warga lainnya turut menyiapkan berbagai kebutuhan yang diperlukan selama pekerjaan berlangsung.
Keterlibatan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih tumbuh dan terpelihara dengan baik di tengah masyarakat Aceh Tenggara. Kebersamaan antara Babinsa dan warga tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan sosial serta menciptakan rasa memiliki terhadap fasilitas yang sedang dibangun.
Dalam pelaksanaan pekerjaan, Babinsa juga terus mengingatkan masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat agar tetap mengutamakan faktor keselamatan. Mengingat pembangunan memasuki tahapan pemasangan rangka dan pekerjaan pengelasan, kehati-hatian menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Koordinasi antara Babinsa, tenaga teknis, dan masyarakat terus dilakukan agar setiap tahapan pekerjaan dapat terlaksana dengan baik. Dengan pembagian tugas dan kerja sama yang solid, pembangunan diharapkan dapat terus berjalan sesuai rencana hingga mencapai tahap penyelesaian akhir.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur yang memadai akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta mendukung kelancaran kegiatan ekonomi di tingkat desa.
Selama ini, keterbatasan akses penyeberangan menjadi tantangan tersendiri bagi warga, khususnya ketika musim hujan tiba dan kondisi sungai menjadi lebih sulit dilalui. Keberadaan jembatan yang kokoh dan aman nantinya diharapkan mampu memberikan solusi terhadap persoalan tersebut, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih tenang tanpa terlalu bergantung pada kondisi debit sungai.
Lebih dari sekadar bangunan fisik, jembatan tersebut diharapkan menjadi sarana penghubung yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Akses yang semakin mudah akan membuka ruang bagi peningkatan interaksi sosial, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mendukung masyarakat dalam memperoleh pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan Babinsa dan masyarakat dalam pembangunan jembatan juga menjadi bukti bahwa pembangunan di wilayah pedesaan akan lebih optimal apabila didukung oleh partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi antara TNI dan warga menjadi kekuatan tersendiri dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai sekitar 80 persen, seluruh pihak berharap Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuta Ujung dapat segera diselesaikan sesuai target. Babinsa bersama masyarakat akan terus mendukung proses pembangunan hingga tahap akhir, sehingga jembatan tersebut nantinya dapat segera difungsikan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga Kecamatan Darul Hasanah.
Sementara itu, Muhammad (50), salah seorang warga Desa Kuta Ujung, mengaku bersyukur dan menyambut baik pembangunan jembatan gantung tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat dinantikan masyarakat karena selama ini warga masih menghadapi berbagai kendala ketika harus melintasi sungai, terutama saat musim hujan dengan kondisi debit air yang meningkat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan semua pihak yang telah membantu pembangunan jembatan ini. Kehadiran Babinsa yang selalu bekerja bersama warga memberikan semangat bagi kami untuk terus bergotong royong. Kami berharap pembangunan segera selesai sehingga masyarakat dapat menikmati akses yang lebih aman, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta meningkatkan perekonomian desa,” ungkap Muhammad.
Ia menambahkan, masyarakat siap terus memberikan dukungan selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan fasilitas yang sangat dibutuhkan dan diharapkan dapat memberikan perubahan positif bagi kehidupan warga setelah selesai dan dapat digunakan.
Dengan semangat gotong royong, kepedulian, dan sinergi yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuta Ujung diharapkan dapat segera rampung. Kehadiran jembatan tersebut nantinya bukan hanya menjadi sarana penghubung antarkawasan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membuka akses, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan warga di Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News






