Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Meuraxa, dr. Taufik Wahyudi Mahady, Sp.OG., MHPM, menjelaskan bahwa total kewajiban operasional yang tercatat mencapai Rp44,9 miliar. Dari jumlah tersebut, sebagian besar telah direalisasikan pembayarannya sehingga saat ini tersisa sekitar Rp8 miliar.
Widget Artikel Samping
“Akumulasi kewajiban ini terjadi karena sebagian besar anggaran kami pada periode sebelumnya difokuskan untuk menyelesaikan kewajiban tahun 2024. Sumber pembayarannya berasal dari pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),” ujar dr. Taufik, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, pengelolaan keuangan rumah sakit daerah menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara pemenuhan kewajiban finansial dan keberlangsungan pelayanan kesehatan. Pendapatan BLUD sebagai sumber utama pembiayaan digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari penyelesaian kewajiban, belanja operasional rutin, hingga pembayaran hak-hak pegawai.
Kondisi tersebut menuntut pengelolaan anggaran yang cermat agar seluruh layanan kesehatan tetap dapat diberikan kepada masyarakat tanpa gangguan.
“Pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan prioritas utama dan tidak boleh terhenti. Karena itu, berbagai langkah efisiensi dan pengelolaan keuangan terus kami lakukan agar operasional rumah sakit tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.
Untuk menyelesaikan sisa kewajiban sekaligus memperkuat kondisi keuangan rumah sakit, RSUD Meuraxa berharap adanya dukungan pendanaan dari Pemerintah Kota Banda Aceh di luar mekanisme pendapatan BLUD. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian kewajiban serta memperkuat keberlanjutan operasional rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Meskipun menghadapi tantangan dari sisi keuangan, RSUD Meuraxa terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan. Berbagai upaya efisiensi, optimalisasi layanan, serta penguatan tata kelola keuangan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen rumah sakit untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berkesinambungan bagi masyarakat Kota Banda Aceh.