Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah kendaraan yang diduga digunakan dalam aksi balap liar. Penertiban dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat yang merasa resah terhadap aktivitas balap liar yang kerap terjadi menjelang waktu sahur maupun setelah salat tarawih.
Widget Artikel Samping
Kasat Lantas menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama bulan Ramadhan. Selain berpotensi membahayakan pelaku, aksi balap liar juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Ramadhan adalah waktu untuk memperbanyak amal dan memperbaiki diri, bukan untuk melakukan kegiatan yang membahayakan keselamatan. Kami mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Selain mengamankan kendaraan, petugas juga memberikan pembinaan kepada para remaja yang terjaring razia. Kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis serta tidak dilengkapi dokumen akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.
Polisi menegaskan bahwa patroli akan terus ditingkatkan selama bulan Ramadhan di sejumlah titik rawan balap liar di wilayah Banda Aceh. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas balap liar maupun gangguan kamtibmas lainnya agar dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News