ACEHINDEPENDENT.COM, Sering kesemutan di jari tangan? waspada, bisa jadi tanda penyakit berbahaya!, Kesemutan di jari tangan mungkin terdengar sepele dan sering dianggap hanya karena salah posisi tidur atau terlalu lama menekuk tangan. Namun, bila sensasi kebas dan mati rasa ini sering kambuh, berlangsung lama, atau disertai gejala lain, bisa jadi tubuh sedang memberi sinyal adanya gangguan kesehatan tertentu.
dilansir dari Alodoketer.com, secara umum kesemutan terjadi akibat tekanan pada saraf di area tangan. Misalnya, saat tangan dijadikan tumpuan kepala ketika tidur miring. Dalam kondisi seperti itu, kesemutan biasanya akan hilang sendiri setelah posisi tangan diubah atau digerakkan.
Namun, jika kesemutan tak juga reda, berikut beberapa penyebab yang patut diwaspadai:
1. Diabetes
Penderita diabetes rentan mengalami gangguan saraf tepi yang disebut neuropati diabetik. Kondisi ini ditandai dengan kesemutan yang biasanya bermula dari telapak kaki, lalu menjalar ke tangan hingga ke lengan.
2. Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
Sindrom ini terjadi akibat tekanan pada saraf di pergelangan tangan. Gejalanya antara lain kesemutan, nyeri, atau rasa lemah pada tangan. CTS sering dialami oleh mereka yang banyak menggunakan jari secara berulang, seperti mengetik atau mencuci dalam waktu lama.
3. Rheumatoid Arthritis dan Penyakit Autoimun Lain
Peradangan kronis akibat rheumatoid arthritis juga dapat menimbulkan rasa kesemutan di jari tangan. Kondisi serupa bisa muncul pada penyakit autoimun lain, seperti lupus, multiple sclerosis, dan celiac disease.
4. Kekurangan Vitamin B dan E
Asupan vitamin B1, B6, B12, dan E sangat penting bagi kesehatan saraf. Kekurangan vitamin-vitamin ini bisa menimbulkan gejala kesemutan di tangan dan kaki, disertai keluhan seperti lemas, pucat, hingga nyeri otot.
5. Efek Samping Obat-obatan
Beberapa obat, termasuk amiodarone, metronidazole, phenytoin, dan obat kemoterapi, dapat menimbulkan efek samping berupa kesemutan. Jika hal ini terjadi, segera konsultasikan ke dokter agar terapi bisa disesuaikan.
Selain penyebab di atas, kesemutan juga bisa dipicu oleh konsumsi alkohol berlebihan, paparan bahan kimia berbahaya, atau infeksi tertentu seperti hepatitis B, sifilis, hingga HIV/AIDS.
Bagaimana Mengatasinya?
Penanganan kesemutan tergantung pada penyebabnya. Dokter mungkin akan menyarankan penggunaan penyangga pergelangan tangan bagi penderita CTS, memberikan obat pereda nyeri, atau menyarankan istirahat tangan beberapa hari.
Jika kesemutan disebabkan oleh kekurangan vitamin, konsumsi suplemen vitamin B atau E bisa membantu memperbaiki fungsi saraf. Sedangkan bila penyebabnya adalah penyakit seperti diabetes atau gangguan autoimun, dokter akan memberikan pengobatan sesuai kondisi yang mendasarinya, termasuk fisioterapi bila diperlukan.
Kesemutan di jari tangan umumnya memang tidak berbahaya. Namun, bila terjadi berulang, tidak kunjung hilang, atau diiringi gejala lain seperti nyeri hebat dan kelemahan otot, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Deteksi dini dapat membantu mencegah kerusakan saraf yang lebih parah di kemudian hari.






