acehindependent.com , BANDA ACEH – TNI buka 9,6 hektar lahan tidur jadi sawah produktif di Aceh, Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 90/Yudha Giri Dhanu (YGD) bersama warga melakukan gebrakan baru. Mereka membuka lahan tidur seluas 9,6 hektar milik satuan, yang tersebar di sejumlah kabupaten di Provinsi Aceh, Senin (22/9/2025).
TNI buka lahan yang sebelumnya terbengkalai kini disulap menjadi areal pertanian. Prajurit TNI bersama warga bahu-membahu membersihkan semak belukar, menggemburkan tanah, hingga menatanya agar siap ditanami sayur-mayur, jagung, semangka, pisang, kacang tanah, hingga cabai rawit.
Tak sekadar kerja fisik, Brigif TP 90/YGD juga memberikan pendampingan teknis. Mulai dari cara mengolah tanah yang benar, teknik menanam, hingga perawatan tanaman berkelanjutan. Harapannya, masyarakat bisa mengelola lahan secara mandiri dan meraih manfaat ekonomi dari hasil panen.
Komandan Brigif TP 90/YGD, Kolonel Inf Hulisda Melala, menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar kerja bakti.
“TNI lahir dari rakyat, maka sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir dan membantu rakyat. Membuka lahan ini adalah bentuk nyata komitmen TNI dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang pangan,” ujarnya.
Warga yang ikut terlibat pun menyambut dengan penuh antusias.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI. Dengan adanya pendampingan, kami lebih bersemangat mengolah tanah ini agar bisa menghasilkan tanaman yang bermanfaat. Semoga program ini berlanjut hingga panen nanti,” ungkap seorang warga dengan penuh harap.
Ke depan, program ini akan terus dikembangkan dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat gampong, hingga kelompok tani. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu membuka lebih banyak lahan tidur menjadi lahan produktif yang menguntungkan masyarakat.
Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., turut memberikan apresiasi tinggi atas langkah Brigif TP 90/YGD.
“Apa yang dilakukan Brigif TP 90/YGD adalah contoh nyata bahwa TNI bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pemanfaatan lahan tidur ini merupakan kontribusi nyata TNI dalam membangun kemandirian ekonomi, terutama di pedesaan.
“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada tahap pembukaan lahan, tetapi berlanjut hingga panen. Dengan begitu, masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya, baik berupa ketersediaan pangan maupun tambahan penghasilan,” katanya.
Mayjen Joko juga menekankan pentingnya sinergi TNI dan rakyat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan.
“Dari lahan ini kita bukan hanya menanam tanaman, tetapi juga menanam harapan dan masa depan yang lebih baik bagi rakyat,” pungkasnya.
Dengan dibukanya lahan seluas 9,6 hektar ini, Brigif TP 90/YGD tak hanya membantu menciptakan lahan produktif, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di Bumi Serambi Mekkah.






