TNI dan Warga Bangun Jembatan Darurat di Wih Pesam

Personel TNI bersama warga dan relawan bergotong royong memasang batu beronjong untuk pembangunan jembatan darurat di Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah, guna memulihkan akses transportasi masyarakat.
Widget Artikel Samping

Tujuh Muda-Mudi Pesta Miras dan Seks Diserahkan ke Kejari

Baca Selengkapnya

Bener Meriah – Dalam upaya mengatasi kesulitan akses transportasi masyarakat, personel Koramil 02/Wih Pesam, Kodim 0119/Bener Meriah bersama warga dan relawan melaksanakan gotong royong pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Desa Sukajadi dan Desa Lut Kucak, Kecamatan Wih Pesam, Senin (6/4/2026).

Pembangunan jembatan darurat ini dilakukan sebagai respons atas kerusakan parah pada jembatan sebelumnya yang menyebabkan terhambatnya mobilitas masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian warga.

Bacaan Lainnya

Jembatan darurat yang dibangun menggunakan batu beronjong ini menjadi solusi sementara untuk memulihkan konektivitas antarwilayah. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat sembari menunggu pembangunan jembatan permanen dari pemerintah.

Danramil 02/Wih Pesam, Kapten Inf Jan Suhardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara TNI, masyarakat, dan tim relawan.

“Ini bentuk kepedulian bersama dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akses. Kami dari Koramil turut mendukung dengan menurunkan personel untuk bekerja bersama warga dan relawan,” ujarnya.

Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan jembatan darurat tersebut.

“Dengan kebersamaan, personel TNI, warga, dan relawan bahu-membahu memasang batu beronjong sebagai fondasi jembatan. Ini bukti bahwa kerja sama yang solid mampu mengatasi berbagai kesulitan,” tambahnya.

Ia berharap pembangunan jembatan darurat ini dapat segera rampung dan dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar mobilitas serta mendukung peningkatan perekonomian.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Sukajadi, Imran (47), mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan relawan. Jembatan ini sangat membantu kami, terutama untuk membawa hasil kebun dan kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Pembangunan jembatan darurat ini tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.(**)

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait