Toke Buron, Operator dan Asbuk Segera Dituntut 

Toke Buron

Sigli | Tim Unit IV Subdit Tindak Pidana Tertentu Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh menyerahkan berkas perkara tambang emas ilegal di Geumpang kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie untuk proses tuntutan.

Kasi Pidana Umum, Kejari Pidie, Syukriadi dikonfirmasi BERITAKINI.CO, Kamis (23/10/2023) mengatakan, dalam proses penyerahan berkas perkara tersebut, polisi ikut menyerahkan tiga tersangka.

Bacaan Lainnya

Mereka masing-masing, Angga (23), Khaidar (23) serta Mustafa (36). Ketiganya merupakan warga Aceh Barat yang berkerja sebagai operator dan asbuk. Serta satu alat berat jenis ekskavator.

“Sudah P21 dan dilimpahkan ke pengadilan, tiga tersangka dititipkan di Rutan Kelas II B Sigli,” Syukriadi.

Dalam kesempatan itu, polisi ikut menerangkan pemilik usaha tambang itu yang masih buron dan masih dalam pengejaran.

Tersangka yakni Amirul Adma, yang bersangkutan sudah dimasukkan dalam daftar pencarian orang alias DPO, karena diduga terlibat dalam usaha tambang emas ilegal di Pidie.

“Satu orang DPO, berkas pekerja ini dalam minggu depan akan kita limpah ke pengadilan,” terangnya.

Usaha tambang emas tersebut sebelumnya digerebek Tim Unit IV Subdit Tindak Pidana Tertentu Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh pada 2 Agustus 2023 lalu.

Lokasi pengerebekan itu berada di Alue Kumara, KM 22 Lanje, Gampong Pulo Lhoih, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie. (beritakini)

Pos terkait