Pameran seni kolaboratif yang mengusung tema “Cultural Nuances” ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 7 hingga 10 Oktober 2026. Kegiatan prestisius ini diinisiasi oleh Global Engagement Office (GEO) USK bekerja sama dengan Yayasan Trimatra, serta didukung oleh berbagai pihak termasuk Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Aceh.
Widget Artikel Samping
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Trimatra dan GEO USK atas terselenggaranya kegiatan bermakna ini.
Pameran ini dinilai bukan sekadar wadah untuk memamerkan karya seni semata, melainkan titik temu strategis antara seni, pendidikan, kebudayaan, sains, dan jejaring kerja sama internasional.
“Universitas seharusnya tidak hanya menjadi tempat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan profesional, tetapi juga ruang di mana kreativitas, budaya, imajinasi, dan nilai-nilai kemanusiaan dapat tumbuh,” ujar Prof. Okta.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa karya seni memiliki kekuatan unik untuk melintasi batasan negara maupun disiplin ilmu.
“Melalui seni, kita dapat mengkomunikasikan gagasan yang terkadang sulit diungkapkan melalui makalah akademik atau persamaan ilmiah. Seni mampu menjembatani dialog antarmanusia dari berbagai latar belakang yang sangat berbeda,” tambahnya.
Pameran ini sendiri menghadirkan karya-karya lintas negara yang melibatkan partisipasi seniman dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Jepang, India, Pakistan, Sri Lanka, China, Myanmar, Tajikistan, Prancis, hingga berbagai daerah di Indonesia.
Melalui ajang ini, mahasiswa dan sivitas akademika didorong untuk terlibat aktif sebagai pembelajar dan inovator masa depan yang melihat kolaborasi budaya sebagai bagian esensial dari pendidikan.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News