Adapun poin penting kesepakatan ini difokuskan pada pelaksanaan program Human Rights and Peace: English and Leadership Camp, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus membangun jiwa kepemimpinan yang berlandaskan pada nilai-nilai hak asasi manusia dan perdamaian.
Widget Artikel Samping
Pada kesempatan itu, Agussabti mengatakan USK siap memberikan dukungan untuk peningkatan SDM di Saree School for Human Right and Peace. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi global dan tanggap terhadap isu-isu sosial.
“Kerja sama ini mencerminkan visi USK untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga peduli terhadap isu-isu kemanusiaan dan perdamaian dunia, USK siap memberikan dukungan,” ucapnya.
Selanjutnya, Djuanda Jamal berterima kasih atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya peningkatan kompetensi dan kapasitas SDM sangat penting dilakukan dalam upaya menyiàpkan tenaga-tenaga terampil dalam berbagai bidang, salah satunya dalam kompetensi bahasa Inggris.
“Kami sangat senang dapat melakukan kerja sama dengan USK, semoga dalam waktu dekat MOU ini dapat kita diimplementasikan bersama, “ pungkasnya.(*)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News