Prediksi Paling Akurat Piala Dunia ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update
Baca SelengkapnyaACEH INDEPENDENT, Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar Employer Meeting bertema “Penguatan Kemitraan dengan Pengguna Lulusan untuk Meningkatkan Relevansi Kompetensi Lulusan Universitas Syiah Kuala Menuju Pendidikan Berkualitas, Keberlanjutan, dan Reputasi Global”.
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USk Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH di Hotel Ayani. ( Banda Aceh, 18 Juli 2026).
Employer Meeting ini dihadiri oleh para pengguna lulusan, pimpinan fakultas, mitra industri, instansi pemerintah, organisasi profesi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Turut hadir pula Ketua dan Sekretaris Senat Akademik Universitas, Wakil Rektor Bidang Akademik dan sejumlah Dekan baru USK.
Ketua Equity USK Dr. Gholib, S.Pt., M.Si menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program yang diamanahkan oleh Kemdiktisaintek dan LDPD, yang tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, dengan cara perkuat kemitraan USK dengan pengguna lulusan.
“Di mana pada tahun 2025-2026, USK menjadi salah satu kampus penerima program Equity dari 23 perguruan tinggi di Indonesia. USK mendapat mandat untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat tata kelola perguruan tinggi, serta meningkatkan rekognisi di tingkat global,” ucapnya.
Adapun salah satu target utama program tersebut adalah meningkatkan pengakuan internasional melalui pemeringkatan dunia, seperti Times Higher Education (THE) dan QS World University Rankings (QS WUR). Dalam kedua pemeringkatan tersebut, aspek Employer Reputation atau reputasi lulusan di mata pengguna menjadi salah satu indikator penting yang dinilai.
Karena itulah, dirinya menilai penyelenggaraan Employer Meeting menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan antara universitas dengan para pengguna lulusan.
“Melalui kemitraan yang semakin erat, diharapkan kompetensi lulusan USK semakin meningkat sehingga mampu memperkuat reputasi dan pengakuan USK di tingkat internasional.
Selanjutnya, dr. Okta menyampaikan bahwa kemitraan antara perguruan tinggi dan pengguna lulusan merupakan elemen penting dalam membangun pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan dunia kerja. Melalui forum ini, USK ingin memastikan bahwa kompetensi lulusan yang dihasilkan selaras dengan kebutuhan industri, dunia usaha, serta tantangan pembangunan di masa depan.
“Kami ingin membangun komunikasi yang lebih erat dengan para pengguna lulusan. Masukan dari dunia kerja menjadi bekal penting bagi universitas untuk terus mengembangkan mutu pendidikannya,” ucapnya.
Dirinya mengungkapkan, Employer Meeting juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi USK. Reputasi lulusan di mata pengguna (employer reputation) merupakan salah satu indikator penting yang dinilai dalam berbagai pemeringkatan perguruan tinggi dunia, seperti Times Higher Education (THE) dan QS World University Rankings (QS WUR).
Untuk itulah, melalui forum ini, USK mengajak para pengguna lulusan untuk memberikan berbagai masukan terkait kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja, pengembangan kurikulum, hingga penguatan keterampilan lulusan.
“Berbagai rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar penyempurnaan proses pendidikan, sehingga lulusan USK semakin adaptif terhadap perkembangan industri dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ucapnya.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News






