Ajang bergengsi ini diikuti 250 pembalap dari berbagai klub motor di Aceh dan Sumatera Utara, yang berlaga di 15 kelas balapan berbeda. Kehadiran para pembalap tersebut menjadikan kompetisi ini sebagai salah satu perhelatan otomotif terbesar di Aceh tahun ini.
Widget Artikel Samping
Ribuan penonton memadati area sirkuit di halaman stadion, menciptakan suasana meriah dan penuh semangat. Bagi masyarakat, khususnya kalangan muda, ajang ini menjadi hiburan sekaligus wadah untuk menyalurkan minat dan bakat di dunia balap motor secara positif.
Wagub Fadhlullah Dorong Atlet Muda, Dalam sambutannya, Wagub Fadhlullah menyampaikan bahwa turnamen tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam menjaring atlet-atlet potensial di cabang olahraga road race.
“Ajang ini bukan hanya tempat untuk mengadu keterampilan, tapi juga upaya nyata untuk menjauhkan generasi muda dari praktik balap liar,” ujar Fadhlullah.
Ia menekankan pentingnya sportivitas dan fair play dalam setiap pertandingan, serta mengimbau seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai kekompakan dan silaturahmi antarpembalap.
“Kami berharap wasit dapat menilai secara objektif dan profesional, sehingga kompetisi ini benar-benar menjadi ajang prestasi,” tambahnya.
Selain aspek olahraga, Fadhlullah juga menyoroti dampak ekonomi dari penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan efek berganda bagi pelaku UMKM lokal yang turut meramaikan acara.
“Lewat kegiatan seperti ini, sektor UMKM Aceh juga bisa tumbuh dan berkembang,” pungkasnya.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News