Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan mihrab dan interior Masjid Al-Muhyi di Gampong Pango Deah, serta melanjutkan pembangunan fisik Masjid Al-Ikhlas di Gampong Ilie yang selama ini dikerjakan secara bertahap oleh masyarakat.
Widget Artikel Samping
“Penyaluran dana pokir ini adalah hasil dari reses, di mana masyarakat menyampaikan langsung kebutuhan pembangunan dan penyempurnaan fasilitas masjid. Alhamdulillah, tahun ini kita realisasikan agar masjid-masjid tersebut dapat segera difungsikan secara optimal,” ujar Musriadi saat meninjau langsung lokasi pembangunan, Senin (28/7/2025).
Musriadi menegaskan, pembangunan masjid tidak hanya penting dari sisi fisik, tetapi juga memiliki dampak sosial dan spiritual yang besar bagi masyarakat. Karena itu, melalui fungsi anggaran DPRK, ia berkomitmen untuk terus memperjuangkan fasilitas keagamaan yang memadai.
Panitia pembangunan masjid menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan tersebut. Menurut mereka, bantuan ini sangat membantu mempercepat penyelesaian pembangunan yang selama ini terkendala anggaran.
“Kami sangat bersyukur. Bantuan ini benar-benar lahir dari aspirasi kami saat reses, dan langsung ditindaklanjuti. Ini bentuk nyata kepedulian wakil rakyat terhadap kebutuhan umat,” ungkap salah satu pengurus Masjid Al-Ikhlas.
Dengan selesainya pembangunan dua masjid ini, masyarakat diharapkan dapat beribadah dengan lebih nyaman, sekaligus memanfaatkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan masing-masing.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News