Wali Kota Illiza Hadiri Rakernas XII JKPI di Ternate

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang berlangsung di Kota Ternate, Maluku Utara. Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT,  TERNATE – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang berlangsung di Kota Ternate, Maluku Utara.

Kehadiran Illiza dalam agenda nasional tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh untuk terus memperkuat jejaring dan kolaborasi antarkota dalam menjaga, merawat, serta mengembangkan warisan sejarah dan budaya.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Rakernas XII JKPI Tahun 2026 digelar di Kota Ternate pada 26–29 Agustus 2026. Sementara agenda utama Rakernas berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Gamalama Ballroom, Hotel Bela Ternate. Kegiatan tersebut mempertemukan para kepala daerah, pengurus JKPI, pemerhati budaya, akademisi, serta delegasi dari berbagai kota dan kabupaten yang tergabung dalam jejaring kota pusaka Indonesia.

Mengusung tema “Ternate Episentrum Rempah Dunia: Memperkuat Kolaborasi, Resiliensi Cagar Budaya, dan Ekonomi Budaya Berkelanjutan”, Rakernas XII JKPI menjadi ruang penting untuk membahas masa depan pengelolaan kota pusaka di tengah perkembangan pembangunan dan perubahan zaman.

Dalam forum tersebut, kota-kota anggota JKPI didorong untuk tidak hanya mempertahankan bangunan atau situs bersejarah, tetapi juga menghidupkan kembali nilai sejarah dan budaya agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Bagi Banda Aceh, keterlibatan dalam JKPI memiliki arti strategis. Kota yang memiliki sejarah panjang sebagai pusat peradaban Islam dan perdagangan di kawasan Asia Tenggara itu menyimpan berbagai warisan sejarah dan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas daerah.

Karena itu, kehadiran Illiza di Ternate sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi pusaka Banda Aceh serta bertukar pengalaman dengan daerah lain dalam mengelola kawasan heritage, cagar budaya, tradisi, hingga potensi ekonomi kreatif berbasis sejarah dan kebudayaan.

Melalui pertemuan antarkota seperti Rakernas JKPI, pemerintah daerah dapat saling belajar mengenai berbagai pendekatan dalam melestarikan pusaka. Pengalaman satu daerah dapat menjadi referensi bagi daerah lainnya, terutama dalam menghadapi tantangan pelestarian cagar budaya, perkembangan kawasan perkotaan, risiko bencana, hingga kebutuhan menjadikan warisan budaya sebagai bagian dari pembangunan ekonomi masyarakat.

Illiza melalui unggahan media sosialnya menyampaikan rasa syukur dapat berkesempatan hadir dalam Rakernas XII JKPI di Ternate. Ia juga mengungkapkan kegembiraannya dapat bertemu dan bertukar pengalaman bersama kota-kota lain dalam upaya menjaga warisan sejarah dan budaya.

Menurutnya, silaturahmi dan kolaborasi antarkota perlu terus diperkuat agar upaya pelestarian pusaka tidak berjalan sendiri-sendiri. Jejaring yang kuat dinilai dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan sekaligus memperluas peluang kerja sama di bidang kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif dan pengembangan kota.

Semangat tersebut sejalan dengan tujuan JKPI yang menempatkan kota pusaka bukan sekadar sebagai kawasan yang menyimpan peninggalan masa lalu, tetapi sebagai ruang hidup yang dapat terus berkembang tanpa kehilangan identitas sejarah dan budayanya.

Dalam Rakernas XII JKPI di Ternate, isu kolaborasi antarkota, penguatan ketahanan cagar budaya, pengembangan ekonomi budaya berkelanjutan, serta pemanfaatan data dan teknologi untuk mendukung pelestarian menjadi bagian penting pembahasan. Rakernas juga menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk memperkuat posisi kota pusaka dalam pembangunan daerah dan nasional.

Kota Ternate sendiri dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat perdagangan rempah dunia. Jejak sejarah tersebut masih dapat ditemukan melalui benteng-benteng peninggalan sejarah, kedaton, kawasan permukiman, tradisi masyarakat, kuliner, hingga berbagai praktik budaya yang terus hidup.

Rangkaian Rakernas juga dikemas dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti simposium internasional, seminar nasional, festival budaya dan gastronomi, heritage city tour, edukasi budaya, hingga pawai dan karnaval budaya. Dengan konsep tersebut, Rakernas tidak hanya menjadi forum rapat antarpemerintah daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan pusaka Ternate kepada para delegasi dari berbagai daerah.

Bagi Banda Aceh, momentum ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi kota tersebut dalam jejaring kota pusaka Indonesia. Berbagai situs sejarah, kawasan heritage, tradisi, seni budaya dan kekayaan sejarah Banda Aceh memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai sumber pengetahuan sekaligus daya tarik wisata berbasis sejarah dan budaya.

Illiza berharap semangat kolaborasi yang terbangun melalui JKPI dapat terus berlanjut setelah Rakernas berakhir. Menurutnya, pelestarian warisan sejarah dan budaya membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, komunitas, pelaku usaha, hingga generasi muda.

“Insya Allah, silaturahmi dan kolaborasi antarkota seperti ini terus kita kuatkan. Semoga warisan sejarah dan budaya Banda Aceh tetap terjaga dan terus memberi manfaat bagi masyarakat,” demikian semangat yang disampaikan Illiza.

Kehadiran Wali Kota Banda Aceh dalam Rakernas XII JKPI di Ternate menjadi penegasan bahwa pelestarian pusaka tidak hanya berbicara tentang mempertahankan masa lalu, tetapi juga bagaimana sejarah dan budaya dapat menjadi kekuatan untuk membangun masa depan kota yang berkarakter, berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi antarkota, Banda Aceh diharapkan semakin mampu memperkuat pengelolaan kawasan pusaka sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Aceh kepada masyarakat Indonesia dan dunia.(**)

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait