Dalam sambutannya, Illiza menegaskan bahwa hadirnya armada baru ini menjadi dorongan semangat baru bagi petugas di lapangan. “Kendaraan ini bukan sekadar alat operasional, tetapi energi baru untuk meningkatkan pengawasan, penertiban, sekaligus pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan qanun berbasis Syariat Islam,” ujarnya.
Widget Artikel Samping
Armada yang diserahkan terdiri dari dua unit mobil patroli roda empat dan satu unit mobil Dalmas (pengendalian massa) roda enam. Seluruh kendaraan ini diadakan melalui Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2025.
Wali Kota Illiza menjelaskan, tambahan armada ini menjawab kendala operasional yang selama ini dihadapi Satpol PP dan WH. Banyak kendaraan lama yang sudah tak layak pakai, sehingga menyulitkan petugas menjangkau seluruh wilayah Banda Aceh, terutama untuk patroli rutin.
“Dengan kendaraan baru, jangkauan pengawasan bisa diperluas, baik siang maupun malam hari. Kami ingin pelanggaran dapat dicegah lebih dini, bukan ditangani setelah terjadi,” tegasnya.
Lebih jauh, Illiza menekankan bahwa penguatan armada ini merupakan bentuk komitmen serius Pemerintah Kota dalam mendukung penegakan qanun. “Syariat Islam adalah identitas sekaligus kekhususan Aceh. Karena itu, perangkat yang menopang penegakan aturan harus kita perkuat,” pungkasnya.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News