SUMUT – Peristiwa tragis terjadi di Plaza Medan Fair pada Minggu (22/3/2026), ketika seorang wanita dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari ketinggian di dalam pusat perbelanjaan tersebut. Insiden ini sontak mengejutkan para pengunjung yang tengah memadati lokasi di akhir pekan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung pada siang hari saat aktivitas pengunjung sedang ramai. Sejumlah saksi mata mengaku mendengar suara benturan keras yang berasal dari area lantai bawah. Tak lama kemudian, pengunjung yang berada di sekitar lokasi mendapati seorang wanita sudah tergeletak dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Petugas keamanan pusat perbelanjaan yang menerima laporan langsung bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian dan menghubungi pihak berwenang. Aparat kepolisian bersama tim medis segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban. Sayangnya, setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia di tempat akibat luka serius yang dideritanya.
Hingga saat ini, identitas lengkap korban masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian. Sementara itu, garis pembatas telah dipasang di sekitar lokasi untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga terlihat meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui secara pasti kronologi kejadian.
Pihak manajemen Plaza Medan Fair belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Namun, mereka memastikan akan bekerja sama penuh dengan aparat kepolisian dalam proses penyelidikan.
Belum diketahui secara pasti penyebab korban terjatuh, apakah murni kecelakaan atau terdapat faktor lain yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Polisi masih mendalami kemungkinan-kemungkinan yang ada, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di area sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat pusat perbelanjaan merupakan ruang publik dengan tingkat kunjungan tinggi, terutama di akhir pekan. Kejadian ini sekaligus mengingatkan pentingnya standar keamanan dan keselamatan di area publik guna mencegah insiden serupa di masa mendatang.
Kasus ini kini dalam penanganan pihak berwenang, dan masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi serta menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.(**)






