Hal tersebut diungkapkan Mustafa Kamal saat menggelar Desk Pembahasan Penetapan Daftar Data Pada Setiap OPD, Sabtu (15/8/2026) di Diskominfo setempat. Kegiatan ini dalam rangka penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Aceh Tengah.
Widget Artikel Samping
Dibuka oleh Asisten III Setdakab Aceh Tengah, Alam Suhada, diikuti Badan Statistik selaku pembina data, Diskominfo selaku wali data, serta seluruh produsen data, yaitu Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rangkaian kegiatan turut dihadiri Bupati Haili Yoga.
“Penetapan daftar data dari masing-masing OPD ini, jadi urgensi tersendiri yang harus kita kejar hari ini, dan ke depan. Karena itu, Diskominfo selaku wali data di Kabupaten Aceh Tengah berkewajiban untuk mengumpulkan setiap OPD dalam satu desk. Sehingga daftar data itu dapat kita kolek ataupun kita kumpulkan,” kata Mustafa Kamal.
Menurut mantan Kabag Humas Aceh Tengah tersebut, data yang diperoleh harus dipastikan benar, dan kualitasnya terjaga. “Sehingga nanti akan kita integrasikan dalam satu aplikasi yang diberi nama SAPA atau Satu Pintu Akses Data,” katanya dengan nada mantap.
Lebih lanjut dijelaskan, pada akhirnya nanti data-data tersebut akan pihaknya kumpulkan dalam satu data base yang dapat diakses oleh siapapun atau oleh publik dan berbentuk Artificial Intelligence (AI).
SAPA, terang Mustafa, dikembangkan bukan hanya untuk mengumpulkan data mentah. Melainkan sebagai decision support system (sistem pendukung keputusan) bagi Pemkab Aceh Tengah.
“Dengan analisis berbasis kecerdasan buatan, pimpinan daerah dan OPD dapat melihat akar masalah secara cepat serta mengambil langkah intervensi berbasis fakta atau evidence-based policy, demi kepentingan seluruh masyarakat,” serunya.
Disampaikan, melalui keberadaan SAPA, Diskominfo Aceh Tengah berkomitmen untuk terus mendorong seluruh OPD meningkatkan kualitas pembaruan data secara berkala.
Inovasi ini diharapkan mampu membawa era baru dalam tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, adaptif, serta berbasis teknologi modern demi terwujudnya pembangunan Aceh Tengah yang lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Apapun yang ingin kita olah dari data tersebut, pada akhirnya nanti akan menjadi suatu landasan kebijakan daerah yang berkualitas. Dan dari data yang berkualitas akan menghasilkan kebijakan daerah yang berkualitas,” demikian Mustafa Kamal. ()
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News