Anggota DPD RI Tgk. Ahmada Resmikan Dayah Istiqamatuddin Babul Mu’arrif di Leupung Aceh Besar

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia / Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (DPD-RI / MPR-RI) Daerah Pemilihan Aceh periode 2024-2029, Tgk Ahmada, kembali menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan pendidikan Islam di Aceh. Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT,  ACEH BESAR – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia / Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (DPD-RI / MPR-RI) Daerah Pemilihan Aceh periode 2024-2029, Tgk Ahmada, kembali menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan pendidikan Islam di Aceh.

Pada Minggu, 01 November 2026, ia menghadiri Peresmian Dayah Istiqamatuddin Babul Mu’arrif di Gampong Pulot, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Acara peresmian tersebut dirangkai dengan Peringatan Maulidurrasul 1448 H, sehingga suasana berlangsung meriah, khidmat, dan penuh keberkahan. Ratusan warga, santri, dan tokoh masyarakat Leupung hadir memadati lokasi acara yang digelar di pelataran dayah yang masih berdinding kayu sederhana namun penuh semangat.

Dalam foto yang beredar, terlihat momen Tgk. Ahmada DPD yang mengenakan jaket jeans dan peci hitam sedang diwawancarai oleh awak media televisi. Ia didampingi oleh pimpinan dayah dan tokoh masyarakat setempat yang mengenakan pakaian putih. Di belakang mereka terpampang spanduk besar bertuliskan “Selamat Datang Tamu Undangan Peresmian Dayah Istiqamatuddin Babul Mu’arrif dan Maulidurrasul SAW 1448 H” dengan foto Tgk. Ahmada DPD terpampang di spanduk tersebut.

Kehadiran senator ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Leupung. Leupung sendiri dikenal sebagai kawasan yang pernah porak-poranda akibat tsunami 2004, dan kini terus bangkit melalui pendidikan agama.

Saat diwawancarai, Tgk. Ahmada DPD menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Pulot Leupung yang telah berhasil mendirikan sebuah dayah baru. Menurutnya, membangun dayah di era modern ini adalah sebuah jihad yang luar biasa.

“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan lahirnya sebuah lembaga pendidikan Islam baru, Dayah Istiqamatuddin Babul Mu’arrif di Pulot Leupung. Ini adalah bukti bahwa semangat keislaman masyarakat Aceh, khususnya di Leupung, tidak pernah padam. Mendirikan dayah itu adalah amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir,” ujar Beliau”.

Ia menegaskan, sebagai Anggota DPD-RI Dapil Aceh, ia akan terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi dayah-dayah yang ada di pelosok Aceh. Banyak dayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur, legalitas, dan operasional.

“Leupung ini punya sejarah panjang dan punya potensi besar. Dayah Babul Mu’arrif ini harus kita dukung bersama. Saya di Senayan siap menjadi penyambung lidah masyarakat dan para abu di sini. Kita akan perjuangkan agar dayah-dayah seperti ini mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dayah adalah benteng terakhir penjaga syariat Islam di Aceh. Di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi, dayah harus menjadi filter utama untuk menjaga akhlak generasi muda.

“Anak-anak kita harus dekat dengan dayah. Kalau mau Aceh aman, Aceh bermartabat, kembalikan anak-anak kita ke dayah, dekatkan mereka dengan ulama,” tambahnya.

Pimpinan Dayah Istiqamatuddin Babul Mu’arrif menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Tgk. Ahmada DPD yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan meresmikan dayah tersebut. Menurutnya, kehadiran seorang senator Aceh menjadi motivasi besar bagi santri dan pengurus dayah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ayahanda Tgk. Ahmada DPD. Beliau adalah sosok senator yang sangat dekat dengan dayah. Kehadiran beliau di peresmian ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus mengembangkan dayah ini,” ujar pimpinan dayah.

Acara peresmian tersebut diakhiri dengan pembacaan doa bersama, pemotongan pita sebagai tanda resmi berdirinya dayah, dan kenduri maulid bersama masyarakat.

Momen yang terekam dalam foto, di mana Tgk. Ahmada DPD diwawancarai dengan latar belakang bangunan dayah kayu sederhana dan kerumunan warga, menggambarkan betapa dekatnya wakil rakyat dengan rakyatnya, tanpa sekat dan penuh keikhlasan.(**)

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait