Plt Kepala Diskominfo Aceh Besar, Khairul Huda, S.Kom., MM, menjelaskan bahwa E-Office merupakan “super aplikasi” yang menghadirkan berbagai layanan birokrasi dalam satu sistem terintegrasi, mulai dari tata naskah dinas elektronik, absensi online, laporan harian kerja, hingga e-SAKIP.
Widget Artikel Samping
“Dengan E-Office, tata kelola pemerintahan akan jauh lebih efektif dan efisien. Aparatur bisa bekerja kapan saja dan di mana saja, tanpa harus terikat ruang kantor,” ungkap Khairul.
Ia menambahkan, kehadiran E-Office sejalan dengan semangat mewujudkan good governance dan modernisasi administrasi pemerintahan. Aplikasi ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian dokumen, surat dinas, serta memperkuat transparansi publik.
“Selama ini, pemanfaatan teknologi informasi di lingkup pemerintahan belum maksimal. Karena itu, seluruh OPD kita bekali dengan bimtek ini sebagai bentuk komitmen membangun Aceh Besar yang lebih baik,” ujarnya.
Ke depan, Diskominfo Aceh Besar juga berencana menetapkan satu kecamatan sebagai pilot project penerapan E-Office sebelum dikembangkan lebih luas. “Langkah ini akan menjadi contoh bagi kecamatan lain, sekaligus mengokohkan keterbukaan publik sebagai kunci sukses pembangunan daerah,” tutup Khairul.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News