ACEH BESAR – Sebuah boat wisata yang membawa rombongan wisatawan menuju Pulau Tuan mengalami kecelakaan laut di perairan Ujong Pancu, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (15/5/2026) sore. Boat tersebut terbalik akibat cuaca buruk disertai angin kencang yang melanda kawasan perairan setempat.
Meski sempat membuat panik para penumpang, seluruh korban yang berjumlah delapan orang berhasil selamat setelah dievakuasi tim SAR gabungan. Para korban bahkan sempat bertahan di Pulau Tuan sebelum bantuan datang.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.50 WIB. Saat itu boat wisata yang membawa penumpang dari Banda Aceh sedang dalam perjalanan menuju Pulau Tuan, salah satu destinasi wisata bahari yang cukup dikenal di wilayah Aceh Besar. Namun di tengah perjalanan, kondisi cuaca mendadak memburuk.
Angin kencang disertai gelombang laut membuat boat kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik di perairan Ujong Pancu. Para penumpang dan awak boat berusaha menyelamatkan diri dengan berenang menuju daratan terdekat.
Informasi kecelakaan laut tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh sekitar pukul 17.20 WIB dari Panglima Laot Ulee Lheue. Mendapat laporan itu, tim Rescue Basarnas Banda Aceh langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain mengatakan, tim SAR diberangkatkan sekitar pukul 17.30 WIB dengan membawa berbagai perlengkapan penyelamatan.
“Begitu menerima informasi, tim langsung bergerak menuju lokasi menggunakan peralatan SAR lengkap untuk melakukan evakuasi,” ujar Ibnu Harris.
Tim SAR gabungan akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 18.05 WIB. Proses evakuasi dilakukan menggunakan satu unit perahu karet milik Basarnas Banda Aceh dan satu unit boat fiber milik nelayan setempat.
Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Setelah itu mereka dibawa menuju Pelabuhan Ulee Lheue untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Adapun delapan korban selamat masing-masing Afrian Dirma Juanda (33), Cut Viona (33), Mirza Herinaldi (37), Yonanda AP (31), Anggun (20), Alariq Shaquille (6), Adam Djoan (8), serta Rafi Razzaki (37) selaku pawang boat. Seluruh korban diketahui berasal dari Lampaseh, Kota Banda Aceh.
Ibnu Harris memastikan operasi penyelamatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Operasi evakuasi berjalan lancar dan seluruh korban berhasil diselamatkan dengan selamat,” katanya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan operator wisata laut agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah perairan Aceh. Keselamatan penumpang dan kesiapan alat pelindung di atas boat juga dinilai sangat penting untuk meminimalisir risiko saat terjadi keadaan darurat di laut.(**)






