Banda Aceh – Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperluas layanan transaksi non tunai di Aceh dengan meningkatkan jumlah mesin Electronic Data Capture (EDC) hingga mencapai 1.780 unit. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BSI dalam mendorong digitalisasi pembayaran dan mempermudah masyarakat bertransaksi secara praktis, aman, dan cepat.
Kolaborasi terbaru dilakukan BSI bersama Kawan Lama Group, yang diresmikan melalui pertemuan di Banda Aceh. Hadir dalam kesempatan tersebut, SVP Transaction Banking Retail BSI Dickman Maulana, Strategic Marketing Services Director Kawan Lama Group Ausy Adeline Setiawan, Head of Partnership Kawan Lama Group Prisca Widyaning Laksmi, Deputy Funding & Transaction Business BSI RO Aceh Agung Wahyudi Rahardjo, serta Area Manager BSI Banda Aceh.
BSI menilai kerja sama ini strategis, mengingat Kawan Lama Group memiliki jaringan ritel yang luas, sehingga integrasi sistem pembayaran nontunai akan memberikan manfaat besar bagi pelanggan di Aceh. Dengan ketersediaan mesin EDC di berbagai titik penjualan, masyarakat dapat melakukan pembayaran menggunakan kartu debit, kredit, maupun QRIS, tanpa perlu membawa uang tunai.
Inisiatif ini sejalan dengan upaya Pemerintah Aceh dalam mengakselerasi transaksi digital, yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi ekonomi dan mendorong pertumbuhan sektor perdagangan di daerah.(**)







