Bukan Karena Laut, Ini Faktor Utama Penyakit Kronis Mengintai Nelayan Aceh

Bukan Karena Laut
Kegiatan berlangsung pada 19–26 September 2025 ini mengusung tema "Deteksi Dini PTM dan Edukasi Gaya Hidup Sehat serta Pola Makan Rendah Natrium pada Nelayan."
Widget Artikel Samping

Tujuh Muda-Mudi Pesta Miras dan Seks Diserahkan ke Kejari

Baca Selengkapnya

ACEHINDEPENDENT.COM, Banda Aceh – Bukan karena laut, ini faktor utama penyakit kronis mengintai nelayan Aceh, ratusan nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja, Lampulo, mendapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari tim dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Syiah Kuala (USK). Program pengabdian masyarakat yang berlangsung pada 19–26 September 2025 ini fokus pada deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) sekaligus edukasi gaya hidup sehat.

Dengan tema “Deteksi Dini PTM dan Edukasi Gaya Hidup Sehat serta Pola Makan Rendah Natrium pada Nelayan”, kegiatan ini dipimpin oleh dr. Tilaili Ibrahim, M.Kes.PKK., Sp.KKLP, dan Dr. Sofia, S.Si., M.Sc., bersama sejumlah dosen FK USK lainnya.

Bacaan Lainnya

Menurut dr. Tilaili, program ini sejalan dengan riset hibah LPPM USK 2025 yang meneliti hubungan gaya hidup nelayan dengan risiko penyakit kronis.

“Pekerjaan nelayan menuntut fisik yang kuat, tapi sayangnya pola hidup mereka sering kurang diperhatikan. Konsumsi makanan tinggi garam dan purin, kebiasaan merokok, serta kualitas tidur yang buruk membuat mereka rentan terhadap hipertensi, asam urat, hingga obesitas,” ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah, kadar gula, kolesterol, asam urat, serta indeks massa tubuh. Tim juga melakukan wawancara mendalam mengenai pola makan dan aktivitas harian nelayan.

Bukan karena laut, Hasilnya cukup mengkhawatirkan. Banyak nelayan ditemukan mengalami hipertensi ringan hingga sedang, kolesterol tinggi, dan peningkatan kadar asam urat. Tak sedikit pula yang masuk kategori overweight dengan risiko penyakit metabolik tinggi.

Temuan ini akan menjadi data penting untuk penelitian lanjutan dan bahan merancang program kesehatan masyarakat yang lebih tepat sasaran di Aceh.

Kegiatan yang didukung oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh ini menjadi bukti nyata sinergi antara akademisi dan pemerintah. Harapannya, inisiatif ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi berlanjut demi meningkatkan kualitas hidup sekaligus produktivitas nelayan pesisir.

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait