BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Stella Christie dalam kunjungan inspiratif di SMAN 10 Fajar Harapan, Banda Aceh, Kamis, 7 Mei 2026.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memotivasi generasi muda Aceh agar berani bermimpi besar dan mampu bersaing di tingkat internasional, khususnya untuk menembus kampus-kampus terbaik dunia.
Dalam kegiatan yang berlangsung penuh semangat itu, Prof. Stella Christie memberikan motivasi, berbagi pengalaman akademik, serta memaparkan berbagai strategi dan tips sukses melanjutkan pendidikan ke universitas Top 100 dunia. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi pemaparan dan diskusi interaktif yang berlangsung hangat.
Turut mendampingi selama kegiatan, Murthalamuddin menegaskan komitmen Pemerintah Aceh dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul serta kompetitif secara global.
Menurutnya, kehadiran Wakil Menteri menjadi motivasi besar bagi para siswa Aceh untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan membangun rasa percaya diri dalam meraih cita-cita hingga ke tingkat internasional.
“Kami berharap anak-anak Aceh terus semangat belajar dan tidak takut bermimpi besar. Dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan pendidikan yang baik, generasi Aceh mampu bersaing di tingkat dunia,” ujar Murthalamuddin.
Selain memberikan motivasi, kegiatan tersebut juga membuka wawasan siswa terkait pentingnya penguasaan bahasa asing, kemampuan riset, kepemimpinan, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam menghadapi tantangan global di masa depan.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh inspirasi. Para siswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan mengenai peluang beasiswa, persiapan masuk perguruan tinggi luar negeri, hingga pengembangan kemampuan diri sejak dini.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi lahirnya generasi muda Aceh yang unggul, berprestasi, dan mampu membawa nama daerah ke tingkat internasional melalui dunia pendidikan.(**)






