BANDA ACEH – Kisah haru datang dari seorang ibu tangguh bernama Rukiyah, warga Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Selama bertahun-tahun, ia harus menjalani kehidupan penuh keterbatasan bersama tiga putranya dalam sebuah rumah sempit yang hanya memiliki satu kamar. Kondisi tersebut memaksanya dan anak-anaknya berbagi ruang seadanya, jauh dari kata nyaman.
Namun, kesabaran dan keteguhan hati Rukiyah akhirnya berbuah manis. Melalui program bantuan rumah layak huni dari Baitul Mal Kota Banda Aceh, impiannya untuk memiliki hunian yang lebih layak kini terwujud. Rumah sederhana yang dulunya sempit kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang nyaman dan layak bagi dirinya dan keluarga.
Dengan penuh rasa haru, Rukiyah mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya. Ia menyebut bantuan tersebut tidak akan mungkin terwujud tanpa peran Baitul Mal serta para muzakki yang telah menyalurkan zakatnya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Terima kasih kepada Baitul Mal dan semua yang sudah membantu. Rumah ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Rukiyah dengan mata berkaca-kaca.
Peresmian rumah tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, pada Rabu (8/4/2026), yang ditandai dengan penyerahan kunci kepada para penerima manfaat. Dalam kesempatan itu, Afdhal menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari pengelolaan zakat yang dihimpun secara kolektif dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ini adalah amanah dari para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya kepada kami. Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyerahkan rumah layak huni kepada warga yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Selain Rukiyah, bantuan rumah layak huni juga diberikan kepada empat warga lainnya, yakni Rosidah di Gampong Mulia, Saiful Bahri di Gampong Lambaro Skep, Fadli di Gampong Asoe Nanggroe, dan Qhalilullah di kawasan Lhong Raya, Kecamatan Banda Raya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Banda Aceh, Kepala Dinas Sosial, Ketua PKK Kota Banda Aceh, camat, serta para keuchik gampong setempat.
Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh, Dr. M. Yusuf Al Qardhawy, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menyerahkan sebanyak 17 unit rumah layak huni kepada masyarakat. Program ini akan terus berlanjut, dengan target total 30 unit rumah yang dibangun dan disalurkan kepada warga kurang mampu.
“Masih ada 13 unit lagi yang akan kita resmikan ke depan. Ini merupakan komitmen kami untuk terus membantu masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran,” jelasnya.
Program rumah layak huni ini tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Bagi Rukiyah dan keluarga, rumah baru ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol harapan, kebahagiaan, dan awal kehidupan yang lebih baik.(**)






