Seorang mahasiswi bernama Ade Sundari menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Sari Mutiara Lubuk Pakam. Gadis berusia 18 tahun itu meninggal dunia setelah sepeda motor Honda Scoopy BK 3449 XBI yang dikendarainya ditabrak mobil angkutan umum/minibus Sandhra Frima.
Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Lintas Sumatera Medan-Tebingtinggi, KM 31-32, tepatnya di depan Toko Sparepart Mobil Grace Oil, Dusun V, Desa Pagar Jati, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Kamis (19/10) sore.
Awalnya, sepeda motor yang dikendarai mahasiswi asal Dusun IV Desa Cempedak Lobang Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) itu sedang dalam perjalanan dari arah Tebingtinggi menuju Kota Medan.
Sesampainya di lokasi, korban (Ade) bermaksud berbelok menyeberang jalan.
Saat bersamaan melaju mobil Sandhra Frima BK 1532 UC dikemudikan M Lailatul Riduwan datang dari arah yang sama dan langsung menabrak sepeda motor yang dikendarai Ade.
Akibatnya, Ade langsung terpental ke aspal dan mengalami luka parah di bagian kepala.
Puluhan pengendara lain hingga warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melarikan Ade Sundari ke RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam dan menghubungi Satuan Lalu Lintas Polresta Deliserdang.
Ade sempat mendapatkan perawatan medis, namun sayang, nyawanya tak tertolong.
Ia menghembuskan nafas terakhir tak lama setelah mendapat perawatan.
Tak berselang lama, personel Satlantas Polresta Deliserdang tiba di lokasi setelah menerima informasi warga.
Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Sepeda motor korban dan mobil Sandra Prima telah diboyong ke Mapolresta untuk kepentingan penyidikan,” jelas Kanit Gakkum Sat Lantas Iptu R Gultom, Jumat (20/10) kepada awak media. (posmetromedan)






