Kedua fasilitas yang diperkirakan akan melayani sekitar 9.000 jiwa ini diresmikan oleh Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia, Rizki Kresno Edhie Hambali bersama Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tamiang, Ir. Muhammad Zein, Penyelidik Bumi Ahli Muda Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM Provinsi Aceh, Zacky Damanhuri, ST., dan turut dihadiri oleh para tokoh masyarakat setempat.
Widget Artikel Samping
Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia, Rizki Kresno Edhie Hambali, mengatakan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya dilakukan melalui bantuan tanggap darurat, tetapi juga dengan menghadirkan fasilitas yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Bagi masyarakat yang terdampak bencana, akses terhadap air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi menjadi bagian penting dari proses untuk kembali bangkit. Melalui penyediaan sumur bor ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaatnya dalam jangka panjang.
Kami juga meyakini bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun daerah yang lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujar Rizki Kresno Edhie Hambali.
Sementara itu, mewakili Kepala Dinas ESDM Provinsi Aceh, Zacky Damanhuri, ST., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Solusi Bangun Indonesia dan SPSA dalam mendukung penyediaan akses air bersih bagi masyarakat Aceh Tamiang sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.
“Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kehadiran fasilitas air bersih ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. Kami mengapresiasi komitmen Solusi Bangun Indonesia dan SPSA yang terus hadir mendukung berbagai program kemanusiaan di Aceh,” ujar Zacky.
Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tamiang, Ir. Muhammad Zein juga menyampaikan apresiasinya atas bantuan dari Solusi Bangun Indonesia dan SPSA bagi masyarakat yang terdampak.
“Fasilitas ini akan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Tidak hanya memenuhi kebutuhan air bersih dan mendukung aktivitas ibadah, tetapi juga menjadi infrastruktur penting yang memperkuat ketahanan masyarakat apabila menghadapi kondisi serupa di masa mendatang,” ungkap Muhammad Zein.
Sebelum pengeboran dilakukan, Dinas ESDM Aceh telah melaksanakan survei hidrogeologi untuk menentukan titik dengan potensi air bawah tanah terbaik. Berdasarkan hasil kajian tersebut, kedua lokasi dinilai memiliki akuifer yang memadai. Pengeboran sumur hingga kedalaman sekitar 120 meter ini juga dilengkapi dengan casing sumur, pompa air, sistem filtrasi, menara tendon (tower toren), dan jaringan perpipaan. Seluruh pekerjaan diselesaikan dalam waktu hampir dua bulan.
Penyediaan sumur bor ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Solusi Bangun Indonesia dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh. Sebelumnya, perusahaan juga telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan, mendukung penanganan darurat, serta berkolaborasi dengan pemerintah dalam memperkuat infrastruktur dasar bagi masyarakat terdampak.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Solusi Bangun Indonesia berharap semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar yang layak sehingga mampu membangun kehidupan yang lebih sehat, tangguh, dan produktif, sekaligus memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News