FIFA Peringatkan Adanya Upaya Terkoordinasi untuk Goyang Kepemimpinan Gianni Infantino

Presiden Fifa Gianni Infantino. Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, FIFA pada Sabtu (8/8) memperingatkan adanya apa yang disebut sebagai “upaya terkoordinasi dan terus berlangsung” untuk menggoyang Presiden Gianni Infantino. FIFA menegaskan bahwa setiap upaya untuk menantang kepemimpinan Infantino harus dilakukan sesuai statuta dan prosedur demokratis organisasi sepak bola dunia tersebut.

Pernyataan resmi ini muncul di tengah perseteruan tajam terkait kepemimpinan Infantino, setelah proposalnya untuk menghimpun sekitar 4,2 miliar dolar AS melalui penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia dan turnamen FIFA lainnya mengalami kegagalan. Rencana tersebut sebelumnya mendapat kritik keras dari UEFA, sejumlah asosiasi sepak bola nasional, serta pejabat senior FIFA.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Tekanan dari berbagai pihak itu kemudian memunculkan seruan agar Infantino mengundurkan diri dan mendorong digelarnya pertemuan krisis di Maroko pekan ini. Dalam pertemuan tersebut, jajaran pimpinan FIFA kembali menegaskan dukungannya terhadap sang presiden, sementara FIFA sendiri tidak menyebut pihak-pihak yang dituding berupaya menggoyang kepemimpinan Infantino.

Pernyataan tersebut juga dirilis menyusul laporan The Daily Telegraph mengenai pembayaran UEFA kepada seorang mantan pegawai ketika Infantino masih menjabat sebagai sekretaris jenderal badan sepak bola Eropa tersebut. Tuduhan itu telah dibantah secara tegas oleh Infantino dan pihak FIFA yang menyebutnya tidak berdasar.

Dalam pertemuan krisis di Maroko pada Rabu (5/8), FIFA menyampaikan permintaan maaf kepada 211 asosiasi anggota atas kesalahan dalam menangani proposal penjualan hak komersial tersebut. Meski demikian, polemik ini mulai membayangi ambisi Infantino untuk mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA untuk masa jabatan keempat.

Ketegangan semakin terasa ketika UEFA menyatakan tidak lagi memiliki kepercayaan terhadap Infantino, sementara Presiden Federasi Sepak Bola Norwegia, Lise Klaveness, pada Jumat (7/8) secara terbuka menyerukan agar Infantino mundur dari jabatannya karena dianggap kehilangan kepercayaan institusional.

Kendati demikian, Infantino masih mengantongi dukungan kuat dari sejumlah pihak, termasuk Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) yang memberikan dukungan bulat pada Kamis (6/8). Konfederasi Amerika Selatan CONMEBOL serta Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) juga menyatakan sikap menolak upaya penggulingan yang tidak melalui pemungutan suara resmi seluruh anggota FIFA.

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait