H. Ghufran ZA Terima SMSI Aceh Award 2026 sebagai Legislator Aspiratif dan Peduli Pembangunan

Anggota DPR RI asal Aceh, H. Ghufran Zainal Abidin, M.A., menerima SMSI Aceh Award 2026 kategori Legislator Aspiratif dan Peduli Pembangunan Aceh. Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, BANDA ACTEH (RA) — Anggota DPR RI asal Aceh, H. Ghufran Zainal Abidin, M.A., menerima SMSI Aceh Award 2026 kategori Legislator Aspiratif dan Peduli Pembangunan Aceh.

Penghargaan tersebut diberikan dalam Malam Anugerah SMSI Aceh Award 2026 yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (5/9) malam. Selain Ghufran, sebanyak 19 tokoh dan institusi lainnya juga menerima penghargaan dalam berbagai kategori.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Penghargaan kepada Ghufran merupakan bentuk apresiasi atas kiprahnya dalam menyuarakan aspirasi masyarakat serta memperjuangkan kepentingan pembangunan Aceh melalui tugasnya sebagai anggota DPR RI.

Usai menerima penghargaan, Ghufran menegaskan komitmennya untuk terus mengadvokasi kepentingan masyarakat Aceh dan mendukung pembangunan daerah, terutama bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana.

“Ya, kita tetap terus mengadvokasi dan membantu pembangunan di Aceh, khususnya di daerah bencana. InsyaAllah kita akan tetap berjuang di Senayan,” ujar Ghufran.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata di parlemen. Karena itu, aspirasi dan kebutuhan masyarakat Aceh akan terus diperjuangkan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat di tingkat pusat.

Ghufran merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029. Sebelumnya, ia mendapat penugasan di Komisi VI DPR RI dan menyuarakan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kepentingan Aceh, antara lain keterjangkauan penerbangan, akses BBM bersubsidi bagi nelayan, serta penguatan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS).

Sejak 24 Juni 2025, Ghufran mendapat penugasan di Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan perhubungan. Bidang tersebut berkaitan erat dengan sejumlah kebutuhan pembangunan Aceh, seperti infrastruktur jalan dan jembatan, konektivitas antarwilayah, transportasi, hingga penanganan bencana.

Ghufran mengatakan penghargaan yang diberikan SMSI Aceh menjadi motivasi untuk terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan SMSI Aceh Award 2026 dan mengucapkan selamat kepada Pengurus SMSI Aceh periode 2026–2030 yang telah dikukuhkan.

“Apresiasi acara SMSI Aceh hari ini dan mengucapkan selamat kepada pengurus yang dikukuhkan malam ini. Semoga bisa bekerja dengan baik dan tetap menjadi nomor satu di Indonesia dan di dunia, insyaAllah,” katanya.

Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, mengatakan proses penilaian terhadap para penerima penghargaan dilakukan melalui seleksi.

“SMSI Award menjadi bagian dari komitmen Serikat Media Siber Indonesia dalam memberikan penghargaan kepada figur dan lembaga yang dinilai memiliki rekam jejak positif serta memberikan kontribusi bagi daerah,” kata Firdaus.

Ketua SMSI Aceh, Aldin NL, mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi juga bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar para penerima terus memberikan karya terbaik bagi masyarakat.

“SMSI Award diharapkan menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus berkontribusi, berinovasi dan menghadirkan gagasan yang memberikan dampak positif bagi pembangunan Aceh,” ujar Aldin.

Para penerima penghargaan berasal dari berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, legislatif, penegakan hukum, ekonomi, energi, lingkungan, pendidikan hingga kemanusiaan.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, S.E., menerima penghargaan Tokoh Penguat Ekonomi Syariah Aceh. Penghargaan tersebut diterima Asisten Pemerintahan Sekda Aceh, Drs. Syakir, M.Si., yang mewakili Wagub Fadhlullah.

Dalam sambutannya, Wagub Fadhlullah menyampaikan apresiasi kepada SMSI Aceh atas penghargaan yang diberikan serta kontribusi insan media dalam mendukung pembangunan Aceh. Wagub menegaskan, penguatan ekonomi syariah harus menjadi kekuatan ekonomi nyata melalui pengembangan UMKM, industri halal, keuangan syariah, penciptaan lapangan kerja, serta pembukaan peluang bagi generasi muda. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, ulama, dunia usaha, perbankan, perguruan tinggi, masyarakat, dan media.

Wakil Gubernur juga mengapresiasi peran media sebagai mitra pembangunan yang turut memperkenalkan potensi Aceh, mengawal kebijakan, menyampaikan informasi, dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Wagub Fadhlullah juga mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan dan Pengurus SMSI Aceh periode 2026–2031 yang baru dilantik. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya, memperkuat kolaborasi, dan memberikan manfaat bagi kemajuan Aceh.

Pada malam penganugerahan tersebut, Ketua TP PKK Aceh, Marlina Usman, juga menerima penghargaan SMSI Aceh Awards 2026 kategori “Perempuan Tangguh Bencana” atas kiprah dan kepeduliannya dalam penanganan serta membantu masyarakat terdampak bencana di Aceh. Sedangkan Wali Kota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, S.E., menerima penghargaan Wali Kota Penggerak Inovasi Daerah.

Dari unsur legislatif, Ketua Komisi I DPRA Tgk. H. Muharuddin, S.Sos.I., M.M., menerima penghargaan Tokoh Parlemen Aceh Responsif dan Komunikatif. Sekretaris Komisi VII DPRA, Yahdi Hasan, M.I.Kom., menerima penghargaan Tokoh Inspiratif Pejuang Aspirasi Masyarakat Wilayah Tengah Aceh.

Sejumlah kepala daerah juga masuk dalam daftar penerima. Bupati Aceh Barat Daya Dr. Safaruddin, S.Sos., M.S.P., menerima penghargaan Kepala Daerah Penggerak Pembangunan Wilayah Barat Selatan Aceh.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menerima penghargaan Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir.

Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menerima penghargaan Kepala Daerah Penggerak Keterbukaan Informasi Publik, sementara Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam menerima penghargaan Kepala Daerah Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Aceh.

Dari sektor ekonomi, Direktur Utama Bank Aceh Fadhil Ilyas, S.H., M.H., menerima penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Daerah melalui Sektor UMKM dan Industri Kreatif.

PT Solusi Bangun Andalas menerima penghargaan Perusahaan Peduli Sosial dan Lingkungan. Sementara General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Aceh Eddi Saputra, S.T., M.T., menerima penghargaan Penggerak Ketahanan Energi Aceh.

Di bidang pendidikan keagamaan, Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., menerima penghargaan Pelopor Program Pengentasan Buta Hijaiyah.

Direktur PT Pembangunan Aceh (PEMA) Faisal Ilyas, S.E., M.M., menerima penghargaan Tokoh Muda Inspiratif, sedangkan Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si., menerima penghargaan Penggerak Kebersihan Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan.

Dari kalangan dunia usaha, Owner Waroeng Spesial Sambal (SS), Yoyok Hery Wahyono, menerima penghargaan Pengusaha Kuliner Peduli Kemanusiaan.

Dua penerima lainnya adalah Bupati Aceh Tamiang Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., yang menerima penghargaan Kepala Daerah Inspiratif Penanganan Bencana, serta Sayid Andi Maulana, S.H., M.H., sebagai Pengusaha Muda Inspiratif Perhotelan. Selain penyerahan penghargaan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pelantikan Pengurus SMSI Aceh periode 2026–2030.

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait