MISSION XIII merupakan agenda tahunan HMTP USK yang bertujuan mengembangkan kompetensi akademik, keterampilan teknis, kreativitas, serta jiwa kompetitif mahasiswa. Tahun ini, MISSION menghadirkan tiga agenda utama, yaitu Mining Science Art Competition (MSAC), Syiah Kuala Mining Engineering Competition (SMEN), dan Seminar Tambang Nasional (SEMNAS).
Widget Artikel Samping
Dalam sambutannya, Wakil Dekan III Fakultas Teknik USK, Dr. Ir. Nasrullah, S.T., M.T., mengapresiasi penyelenggaraan MISSION XIII sebagai wadah pengembangan potensi mahasiswa. Ia menekankan pentingnya kegiatan kemahasiswaan dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, kreativitas, dan kerja sama.
“MISSION merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi diri. Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berinovasi, berkompetisi secara sehat, serta membangun jejaring dengan sesama mahasiswa dan praktisi industri pertambangan,” ujarnya.
Dosen Pembina Kemahasiswaan Program Studi Teknik Pertambangan USK, Ir. Febi Mutia, S.T., M.Sc., turut menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan berskala nasional tersebut. Menurutnya, MISSION menjadi sarana pembelajaran di luar ruang kelas yang dapat meningkatkan kemampuan organisasi, komunikasi, dan kolaborasi mahasiswa.
“Melalui MISSION XIII, mahasiswa tidak hanya belajar tentang ilmu dan teknologi pertambangan, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam mengelola kegiatan, membangun kerja sama, serta mengembangkan karakter dan tanggung jawab,” ungkapnya.
Ketua Panitia MISSION XIII, M. Tri Sultan N., dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini terdiri atas tiga agenda besar yang dirancang untuk menjangkau peserta dari berbagai kalangan.
Agenda pertama, MSAC 2026, merupakan kompetisi yang menggabungkan aspek sains, kreativitas, dan komunikasi. Hingga pembukaan, MSAC telah menarik 110 peserta yang akan berkompetisi dalam enam cabang lomba, yaitu esai, public speaking, cerdas cermat, fotografi, desain poster, dan film pendek (short movie).
Agenda kedua adalah SMEN 2026, kompetisi internal mahasiswa Teknik Pertambangan USK yang diikuti 30 peserta. Kompetisi ini mencakup enam cabang perlombaan, yaitu written test, bench blasting, tie in underground, panning, hand mucking, dan joint measuring. Perlombaan akan berlangsung pada 2–3 Oktober 2026, sedangkan pengumuman pemenang dijadwalkan pada 4 Oktober 2026.
Agenda ketiga adalah SEMNAS yang akan diselenggarakan pada Minggu, 4 Oktober 2026, bertempat di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Seminar ini ditargetkan diikuti 250 peserta dan menghadirkan narasumber nasional dari kalangan praktisi industri pertambangan Indonesia. SEMNAS menjadi forum diskusi untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan dan tantangan sektor pertambangan nasional.
Pelaksanaan MISSION XIII juga beririsan dengan kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) XIII dan Temu Ilmiah (TIMTI) XX PERMATA Indonesia 2026, yang mempertemukan mahasiswa serta generasi penerus profesi teknik pertambangan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Ketua HMTP USK, Thoriq Ziaul Haq, berharap MISSION XIII dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarmahasiswa sekaligus meningkatkan kontribusi mahasiswa Teknik Pertambangan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan industri pertambangan Indonesia.
Pembukaan MISSION XIII turut dihadiri Ketua BEM Fakultas Teknik USK, Abinteguh Wicaksono, serta sejumlah dosen dan pengurus organisasi kemahasiswaan. Melalui penyelenggaraan MISSION XIII, HMTP USK berharap dapat menghadirkan ruang kolaborasi, kompetisi, dan pertukaran gagasan yang memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat luas.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News