Irigasi Kembali Normal, Petani Hasilkan 6 Ton/H Tiap Tahun

Alat berat milik BPBD Bener Meriah saat memperbaiki aliran irigasi masyarakat Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah, Sabtu (07/10/2023).(BPBD Bener Meriah)
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, 

Sebelumnya aliran irigasi menuju sawah warga sempat mengalami rusak parah akibat curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu. Pernah dilakukan perbaikan oleh BPBD setempat namun kembali rusak. Hal tersebut menyebabkan terganggunya proses menanam padi.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Camat Samar Kilang, Mustakim. Saat dikonfirmasi masakini.co mengatakan perbaikan dilakukan masyarakat secara gotong royong serta dibantu alat berat milik BPBD Bener Meriah.

“Alhamdulillah. Berkat kerjasama beberapa pihak, aliran irigasi ke persawahan masyarakat kembali normal. Kini sawah-sawah bisa ditanami kembali,” kata Mustakim, Sabtu (7/10/2023).

Ia menambahkan, perbaikan saluran irigasi merupakan upaya untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian sehingga produksi pangan masyarakat bisa meningkat.

Menanggapi hal tersebut, dirinya dan warga kampung Gerpa, Kerlang, Uning, Geruti Jaya, Empun Baru, Blang Panu, dan Kampung Golneng melakukan musyawarah untuk memperbaiki aliran irigasi menggunakan dana penanggulangan bencana kampung.

“Pasca perbaikan, semoga produksi padi petani meningkat. Sebelumnya, petani mampu menghasilkan 5 sampai 6 ton per hektar tiap tahunnya,” pungkas Mustakim

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait