Widget Artikel Samping
Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, menegaskan kabel-kabel yang menjuntai sembarangan tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga membahayakan keselamatan warga. Ia mengungkapkan, bahkan sudah ada korban luka yang nyaris kehilangan penglihatan akibat tersangkut kabel yang menggantung rendah.
“Ini bukan sekadar masalah tata kota, tapi menyangkut nyawa dan keselamatan warga. Kami minta para provider segera menertibkan dan merapikan kabel-kabel yang terpasang,” tegas Irwansyah, Sabtu (7/6/2025).
Wakil Ketua II DPRK, Dr. Musriadi, juga menyuarakan keprihatinannya. Menurutnya, kondisi kabel yang tidak tertata mencerminkan lemahnya pengawasan dan kurangnya komitmen penyelenggara jasa internet dalam mematuhi regulasi.
“Situasinya sangat mengkhawatirkan. Banyak kabel liar yang menjuntai dan bisa mencelakakan warga. Kami minta pemeliharaan dilakukan secara rutin agar masyarakat merasa aman,” ujarnya.
Musriadi menambahkan, DPRK mendukung investasi di sektor teknologi dan informasi, namun keselamatan publik dan keindahan kota tetap harus menjadi prioritas.
“Teknologi seharusnya memberi kenyamanan, bukan malah menghadirkan bahaya,” tegasnya.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I DPRK Daniel Abdul Wahab, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Iskandar, serta perwakilan dari berbagai provider internet yang beroperasi di Banda Aceh.
DPRK menegaskan akan terus memantau tindak lanjut dari pertemuan ini dan memastikan penertiban kabel semrawut benar-benar dilakukan demi keamanan dan kenyamanan warga.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News