Kegiatan yang mengusung tema “Insting, Feeling, dan Adrenalin” ini bertujuan untuk melatih kemampuan dasar bertahan hidup di alam bebas sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda. Pelatihan lapangan dilaksanakan di Desa Lhok Sandeng, Kecamatan Meurah Dua, selama dua hari, 25–26 Oktober 2025.
Widget Artikel Samping
Kapolres Pidie Jaya Buka Survival, Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bupati Pidie Jaya yang diwakili Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, T. Samsul Bakri, S.Pd., Kabag Ops Polres Pidie Jaya Kompol Chairil Anshar, S.Sos., S.H., M.H., Perwira Yon Arm 17 Letda Arm Jupri Handoko, Ketua PMI Kabupaten Pidie Jaya Irwan Ibrahim, S.P., M.Si., Wakil Ketua SAR Kafrawi Abdullah, Ketua RAPI Kabupaten Pidie Jaya T. Barzaini, Ketua Panitia Survival Camp IV Feri Gunawan, serta para pendamping dan peserta dari berbagai organisasi.
Dalam sambutannya, Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Survival Camp merupakan sarana pembentukan karakter generasi muda agar lebih tangguh, disiplin, dan mampu bekerja sama menghadapi berbagai situasi di lapangan.
“Kegiatan ini bukan sekadar latihan bertahan hidup di alam bebas, tetapi juga pembelajaran tentang solidaritas, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan yang harus terus dijaga di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.
Kegiatan Survival Camp IV Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk memperkuat karakter, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta membangun kolaborasi lintas komunitas dalam mewujudkan semangat Sumpah Pemuda yang sejati.
Sumber: Humas Polres Pidie Jaya
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News