Sebanyak 49 sekolah dari tingkat SD/MI hingga SMA/MA/SMK ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Para pelajar menampilkan beragam pakaian, kreativitas, budaya, serta atraksi yang menggambarkan semangat kemerdekaan. Dari 49 sekolah peserta, sebanyak 32 merupakan SD/MI, 12 SMP/MTs, dan lima SMA/MA/SMK. Jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari 3.000 pelajar. Kemeriahan pawai turut diramaikan penampilan tujuh grup drumband dari sejumlah sekolah, yakni SD Negeri 5 Sabang, SD Negeri 3 Sabang, SD Negeri 2 Sabang, SD Negeri 16 Sabang, SD Negeri 1 Sabang, SD Negeri 6 Sabang, dan SMP Negeri 9 Sabang.
Widget Artikel Samping
Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengapresiasi dukungan orang tua, guru, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sekretaris Daerah, serta masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk membentuk karakter generasi muda.
“Harapan saya, dalam mengisi kemerdekaan ini anak-anak kita memiliki rasa kepatuhan, baik kepada orang tua maupun kepada guru, dan mau meningkatkan belajar dengan baik,” kata Zulkifli. Ia berharap para pelajar di Kota Sabang terus meningkatkan prestasi dan tumbuh menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan agama. “Mudah-mudahan masa depan anak-anak kita dari Sabang ini menjadi anak-anak yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama. Dan tentunya prestasi juga harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sabang, Mulkan, mengatakan karnaval merupakan agenda rutin setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI sekaligus menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan kreativitas dan prestasi. Menurutnya, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari para orang tua dan wali murid.
“Selain menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas dan prestasinya, karnaval ini juga menjadi momentum bagi mereka untuk bersilaturahmi dan tampil bersama dalam suasana perayaan kemerdekaan,” kata Mulkan. Ia menjelaskan, Pemko Sabang tidak menetapkan tema khusus pada pelaksanaan karnaval tahun ini. Setiap sekolah diberikan kebebasan menentukan konsep dan melakukan inovasi dalam penampilannya. “Sekolah diberikan kesempatan untuk melakukan inovasi terhadap kegiatan ini. Tema yang diusung juga berbeda-beda di setiap sekolah,” ujarnya.
Pawai karnaval dimulai dari Lapangan Yos Sudarso Lanal Sabang. Peserta kemudian melintasi Simpang Garuda, Jalan O. Surapati, kawasan Lapangan Playground, Jalan Teuku Umar di sekitar RSUD Kota Sabang, Jalan Malahayati, hingga berakhir di kawasan Sabang Fair.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News