Banda Aceh – Di tengah padatnya pemukiman Gampong Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, masih ada keluarga yang hidup di rumah kumuh dan tak layak huni. Mereka adalah keluarga Julia Bintang, seorang perempuan yang sehari-hari mencari nafkah dari jasa menjahit untuk menopang kehidupan bersama kakak, adik, dan keponakannya.
Rumah panggung sederhana yang ditempati Julia tampak rapuh dimakan usia. Papan-papan dindingnya berlubang, sebagian sudah ditambal seadanya, sementara atap sengnya berkarat dan bocor di banyak titik. Jika hujan turun, Julia harus menampung air dengan ember. Di dalam rumah, hanya ada satu kamar, ruang tamu beralaskan terpal, serta dapur kecil.
Mengetahui kondisi tersebut, Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, pada Selasa (9/9/2025) turun langsung ke lokasi didampingi keuchik dan perangkat gampong. Ia melihat sendiri betapa rumah itu jauh dari kata layak huni.
Irwansyah menegaskan pihaknya akan mengupayakan agar Julia segera memperoleh bantuan rumah layak huni, baik melalui dana Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) maupun Baitul Mal. Ia menargetkan pada 2026, impian Julia untuk tinggal di rumah yang lebih baik bisa terwujud.
“Tidak boleh ada lagi warga Banda Aceh yang tinggal di rumah tidak layak. Semua harus mendapatkan tempat tinggal yang layak,” tegas politisi PKS itu.
Irwansyah juga mengingatkan agar Julia menyiapkan dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan bantuan. Apalagi, keluarga tersebut sudah memiliki tanah sendiri sehingga proses administrasi pembangunan rumah akan lebih mudah.
Kehadiran Irwansyah disambut penuh haru oleh Julia dan keluarganya. Mereka berharap janji sang Ketua DPRK bisa menjadi jalan keluar bagi kehidupan yang lebih baik.
“Saya ingin anak-anak tumbuh di rumah yang layak, tanpa harus risau atap bocor ketika hujan,” tutur Julia penuh harap.(**)






